Mahasiswa Tuntut Stop KDMP, Ini Respon Menkop

Mahasiswa Tuntut Stop KDMP, Ini Respon Menkop

Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono buka suara soal desakan mahasiswa untuk menyetop Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Dalam aksi unjuk rasa yang digelar aliansi mahasiswa, penghentian KDMP jadi salah satu tuntutan yang disuarakan.

Menkop Ferry mengajak mahasiswa untuk tidak pesimis terhadap program KDMP meski operasionalnya masih menghadapi berbagai tantangan.

“Memang tidak mudah mengoperasionalkan, tapi jangan pesimis. Dan rakyat kan butuh badan usaha, butuh ekonominya bangkit,” kata Ferry di Jakarta, Rabu (17/6).

Ferry menjelaskan, pembentukan KDMP merupakan upaya pemerintah untuk menggerakkan kegiatan ekonomi produktif di tingkat desa dan kelurahan dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam aktivitas usaha.

Ia menjelaskan pelaksanaan program tersebut mencakup sejumlah tahapan, mulai dari pembentukan badan hukum, pembangunan sarana fisik, hingga pengoperasian koperasi.

Karena itu, proses implementasi dinilai memerlukan waktu dan penyesuaian sebelum dapat berjalan optimal.

Lebih lanjut, ujar Ferry, pemerintah juga menyesuaikan target pembangunan Kopdes Merah Putih pada tahun ini. Ia juga menegaskan bahwa pengembangan Kopdes Merah Putih akan terus dilanjutkan.

Sebelumnya, Menkop Ferry memperkirakan sekitar 40 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat mulai beroperasi hingga akhir 2026 seiring percepatan pembangunan sarana pendukung program tersebut di berbagai daerah.

Baca:Mulai 19 Juta, 1 Juta, Kini Giliran Angka 1,4 Juta Tenaga Kerja Digadang-Gadang Pemerintah Lewat KDMP

 

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha