25 Juni 2024

Kepo Jurnalistik

Photo credit: Getty Images

Hai sobat reporter-channel.com, selamat datang di rubrik Kepo Jurnalistik. Tidak salah kamu mengunjungi rubrik ini untuk mengetahui lebih dalam tentang seluk beluk dunia jurnalistik. Akan ada banyak artikel-artikel menarik seputar jurnalistik di rubrik ini yang akan dituangkan secara berkala.

Sobat juga bisa bertanya semua hal tentang jurnalisitk di kolom komentar. Pertanyaan kalian akan dijawab oleh jurnalis-jurnalis senior berpengalaman yang berasal dari berbagai latar belakang.

Tunggu apa lagi? Yuuk bergabung bersama kami menjadi anggota Kepo Jurnalistik.

Mentor

Abdul Syukur (iNews Media Group)

Jenjang sertifikasi Dewan Pers: Wartawan Utama

14845-MNC/JU/DP/IV/2019/01/03/77

Abdul Syukur mengawali karirnya sebagai wartawan harian Rakyat Merdeka pada tahun 2001, usai mengabdi di harian Rakyat Merdeka, pada tahun 2004 Alumnus Fakultas Syariah IAIN (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini hijrah lalu menapaki karir jurnalistiknya di media televisi. ANTV adalah TV pertama yang dimasukinya sebelum hijrah ke media lain. Selama kurang lebih lima tahun menjadi reporter di ANTV yang meliput berbagai peristiwa, baik politik, sosial, hukum ekonomi dan budaya, pada tahun 2009 pria kelahiran Jakarta ini dipercaya menjadi Associate Produser dan ditugaskan di divisi News Gathering sebagai Koordinator Liputan Jabodetabek. Setelah menjadi Korlip, Abdul Syukur dipindahtugaskan ke  News Production pada tahun 2015.

Namun diakhir 2015, ia pamit dari redaksi ANTV lalu bergabung ke Sindo TV, televisi swasta di bawah MNC Group. Di Sindo TV pria yang akrab disapa ABD (Abede) ini dipercaya menjadi News Producer dan sempat menggawangi beberapa program News diantaranya Jakarta Today, Sindo Petang, Sindo Malam dan Special Report. Tiga tahun kemudian tepatnya tahun 2017, Alumni Jurusan Perbandingan Mazhab & Hukum, Fakultas Syariah ini dipercaya menjadi Executive Producer (EP) Inews TV (dulu Sindo TV). Di sini ABD lebih banyak memangku program berita Sindo Sore, namun sempat pula memangku program Special Report selama beberapa bulan. Kemudian pada tahun 2022 sampai sekarang ia ditunjuk menjadi Kepala Departemen Pemberitaan Sindonewstv yang dahulu  bernama MNC News.

 

Mentor

Yulias Nugroho Dendy (reporter-channel.com)

Jenjang sertifikasi Dewan Pers: Wartawan Madya

14112-ANTV/WDYA/DP/XI/2018/28/10/78

Yulias Nugroho Dendy adalah alumni salah satu universitas information technology (IT) terkemuka di Indonesia, tentu saja pria yang akrab disapa Dendy ini tidak asing lagi dengan dunia informasi dan teknologi. Namun pada tahun 2004, Dendy memutuskan terjun ke dunia jurnalistik, diawali sebagai jurnalis infotainment.

Tahun 2005 bergabung di stasiun televisi swasta ANTV dengan menjadi seorang cameraman. Selama di ANTV pria kelahiran Depok ini ditugaskan meliput dan merekam berbagai peristiwa di Indonesia, hampir seluruh wilayah Indonesia pernah diinjaknya. Tidak hanya sebagai cameraman, Dendy juga kerap bertugas sebagai Video Journalist yang meliput aneka peristiwa, ia juga mahir mengambil gambar dan menulis naskah berita layaknya reporter. Bukan cuma sebagai cameraman, VJ ataupun reporter, Dendy juga pernah mengemban tugas di bagian Koordinator Daerah yang menggawangi dan menyortir berita-berita kontributor dari seluruh Indonesia.

Tahun 2016 beralih ke posisi Reporter. Di sela-sela kesibukannya sebagai Jurnalis selama kurang lebih 20 tahun, ia tetap menekuni hobinya di dunia IT, hingga berhasil membangun website kesayangan kita bersama yakni reporter-channel.com

 

Mentor

Abdul Rosyid, alumni Institut Ilmu Sosial dan Politik ini adalah seorang jurnalis yang aktif di berbagai organisasi nirlaba, ia juga seorang content creator yang banyak menghasilkan karya-karya inspiratif dan bermanfaat. Jurnalis MNCTV ini juga menyabet beberapa penghargaan di dunia jurnalistik diantaranya;

Juara II Video Vlog Situs Islam Kementerian Agama RI 2018, Berita Televisi Feature Terbaik Kementerian Kesehatan RI 2019, Berita Feature Televisi Terbaik Pegadaian 2021, Juara II Anugerah Jurnalis Sahabat Bahari Kementeraian Kelautan dan Perikanan RI 2022.

Di luar aktivitasnya sebagai jurnalis, Bang Ocid, demikian panggilan akrabnya juga sering didaulat menjadi juri Kompetisi Video diantaranya; Festival Video Vlog Tasikardi 2018, Lomba Video KUA FEST 2020 Kementerian Agama RI, Lomba Video Produk Halal BPJH Kementerian Agama RI 2021.

Bang Ocid mengawali karir jurnalistiknya di Radio Trijaya sebagai Script Writer Tahun 2006-2007, kemudian menjadi Reporter & Fotografer di Warta Kota dan Mobil.net tahun 2007-2010, selanjutnya pindah ke MNCTV sebagai Camera Person sejak 2010 hingga sekarang. Di sela-sela kesibukannya, ia juga aktif di berbagai organisasi diantaranya Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Jurnalis Mancing Indonesia dan kini mendirikan organisasi Jurnalis Peduli Indonesia. 

Mentor Tamu

Hanibal Wijayanta (tvOne)

Jenjang sertifikasi Dewan Pers: Wartawan Utama

3793-LPDS/WU/DP/III/2013/21/02/70

Hanibal Wijayanta, adalah wartawan senior yang kini menduduki jabatan penting di media televisi ternama, TVONE sebagai Senior Manager. Pengalamannya sebagai seorang jurnalis tidak usah diragukan lagi, jagoan dalam liputan investigatif dan piawai mengampu program-program current affair di televisi. Mas Hanz, demikian panggilan akrabnya mengawali karir jurnalistiknya di Majalah Forum Keadilan, di sini Mas Hanz mengawali karir jurnalistiknya sebagai reporter dari tahun 1994 sampai 1995. Kemampuannya yang mumpuni sebagai reporter membawanya diangkat menjadi Junior Editorial Staff dari sampai

Setelah enam tahun berkarir di Forum Keadilan, Alumni Insitut Pertanian Bogor ini pindah ke Koran Tempo dan bertugas di Desk Editor on Politics, Law, and Social Affairs, 2000-2003. Setelah tiga tahun di Koran Tempo Mas Hanz pindah tugas ke Majalah Tempo, siapa yang tidak kenal dengan media ini? Berani mengambil resiko dan tegas dalam bersikap. Di Majalah Tempo Mas Hanz mengampu desk panas, yaitu desk politik sebagai Editor in Politics Affair dari 2003 sampai 2005. Dua tahun kemudian, wartawan senior ini dipercaya menjadi Assistant Managing Editor, 2005-2006.

Pengalamannya di media cetak membawanya menapaki karir di media televisi. ANTV adalah ‘Kapal’ pertama Mas Hanz menjadi jurnalis televisi. Masuk ke media milik Grup Bakrie ini sebagai Assignment Editor dari tahun 2006-2009, kemudian karirnya terus menanjak menjadi Executive Producer pada News Gathering, 2009 hingga 2011, kemudian beralih divisi ke News Production dengan memangku program-program Current Affairs, 2015-2016.  Karirnya terus menanjak hingga dipercaya menjadi News Manager pada tahun 2016. Selanjutnya Mas Hanz hingga sekarang dipercaya menduduki posisi Senior Manager News Gathering di TVONE, media yang juga milik Bakrie Group.

 

FAQ

Siapa Saja Yang Bisa Jadi Jurnalis?

Siapapun boleh jadi jurnalis, dari disiplin ilmu manapun, insinyur, sarjana hukum, sarjana ekonomi bahkan lulusan fakultas kedokteran asalkan memiliki kemauan untuk menjadi seorang jurnalis. Karena dunia jurnalistik mencakup berbagai aspek, ekonomi, sosial, budaya, hukum, kesehatan dan lain-lain.


Back to Index

Apa Itu Reporter

Reporter adalah salah satu jabatan kewartawanan, yaitu seseorang yang berada di tempat kejadian untuk meliput berita, memperoleh informasi yang sebenar-benarnya dan sebanyak-banyaknya yang dibutuhkan masyarakat, lalu disebarluaskan tanpa menambahkan dan mengurangi isi informasi baik secara tulisan (cetak/online) atau pun lisan (tv).


Back to Index

Bagaimana Caranya Menjadi Reporter?

Untuk menjadi reporter itu sebenarnya tidaklah sulit, Gampang kok, namun demikian kita tetap harus memiliki bekal yang banyak termasuk pengetahuan dasar jurnalistik. Selain ijazah yang mumpuni (Sarjana), kita juga harus memiliki pengetahuan umum dan wawasan yang luas, mampu menganalisa sebuah masalah, berani bertanya dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Kamu juga harus berani tampil

 

 

 


Back to Index
Share Here:

2 thoughts on “Kepo Jurnalistik

    1. Terima kasih Dik Tara atas pertanyaannya yang bagus ini. Benar sekali setiap reporter baru di sebuah media baik portal, radio maupun televisi akan diberi pelatihan terlebih dahulu sebelum diterjunkan ke lapangan. Lama pelatihan tergantung kebijakan dan kebutuhan perusahaan media. Materi pelatihan biasanya meliputi teknik wawancara, teknik penulisan naskah, pelatihan bahasa penulisan dan tentu saja regulasi seputar dunia jurnalistik.

      Demikian, Terima kasih atas kunjungannya ke Kepo Jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright reporter-channel.com @ 2020 | by Nugroho Dendy.