Klasifikasi MSCI, RI Tetap di Emerging Market

Klasifikasi MSCI, RI Tetap di Emerging Market

Jakarta – Penyedia indeks saham global, MSCI, mempertahankan status pasar modal Indonesia di Emerging Market. Lembaga rating itu mengapresiasi reformasi pasar modal RI.

Berdasarkan pengumuman hasil MSCI 2026 Market Classification Review pada Rabu (24/6), Indonesia masih berada di jajaran Emerging Markets bersama China, India, Korea, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Thailand.

Dalam pengumuman tersebut, lembaga indeks itu juga mengakui reformasi pasar modal yang dilakukan oleh Self-Regulatory Organization (SRO).

Reformasi pasar modal yang diakui mencakup peningkatan keterbukaan informasi mengenai pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%, klasifikasi investor yang lebih rinci, penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC), dan kenaikan free float menjadi 15%.

Meski begitu, MSCI memperingatkan masih adanya kekhawatiran investor institusi global terkait kelayakan investasi di pasar modal Indonesia. Kekhawatiran ini mencakup, pertama, struktur kepemilikan saham. Kedua, indikasi praktik perdagangan terkoordinasi.

“Kedua masalah tersebut secara signifikan membatasi kemampuan investor untuk menilai free float yang sebenarnya dan mengandalkan harga pasar yang teramati dalam penyusunan portofolio serta replikasi indeks,” tulisnya dalam pengumumannya, Rabu (24/6).

MSCI menilai, isu transparansi tersebut berkaitan dengan aksesibilitas pasar modal Indonesia. Pada pengumuman Jumat (19/6) kemarin, lembaga rating itu juga telah menurunkan nilai aksesibilitas pasar modal Indonesia, utamanya pada kriteria information flow.

Baca:Ketemu MSCI, OJK-BEI Kasih Proposal Ini

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha