Cek Ini, ETF Emas Indonesia Sudah Melantai Di Bursa

Cek Ini, ETF Emas Indonesia Sudah Melantai Di Bursa

Jakarta – Kabar baik nih buat para trader tanah air. Pilihan perdagangan semakin beragam menyusul tambahan instrumen yang baru saja diluncurkan yakni ETF emas. Bursa Efek Indonesia (BEl) resmi meluncurkan exchange traded fund Emas.

Peresmian peluncuran ETF emas dilakukan BEI dalam acara peringatan diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia ke-49 tahun, Senin (10/8). Potensi instrumen investasi ini disebut mengungguli India dan Singapura.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, nilai ETF Emas global mencapai US$ 526 miliar atau sekitar Rp 9.372 triliun (asumsi kurs Rp 17.821) dengan total kepemilikan emas mencapai 4.047 ton. Amerika Serikat (AS) menjadi negara dengan nilai tertinggi sebesar 200 miliar atau sekitar Rp 3.564 triliun.

Airlangga menyebut, bullion bank Indonesia telah mengelola sekitar 153 ton dengan nilai sekitar US$ 20 miliar atau sekitar Rp 356,4 triliun. Nilai ini disebut lebih tinggi dibanding emas kelolaan India, yakni sebesar US$ 17,5 miliar atau sekitar Rp 311,82 triliun.

“153 ton adalah US$ 20 miliar. Jadi India sebetulnya bisa kita balap dengan waktu cepat. Jadi kita akan dalam waktu cepat bisa melampaui Singapura dan dengan demikian tentu kita lebih dalam lagi,” ungkap Airlangga di Jakarta, Senin (10/8).

Airlangga mengatakan, ETF Emas menghubungkan seluruh stakeholder pasar modal. Menurutnya instrumen ini tidak hanya menambah produk investasi, tetapi juga meningkatkan likuiditas pasar modal.

Airlangga menjelaskan, ETF ini juga dilengkapi Electronic Gold Receipt (EGR) di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai aset fisik emas. Karenanya, ia meminta Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mempertimbangkan pemberian insentif instrumen tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengatakan instrumen ini telah mengantongi sertifikasi kesesuaian prinsip syariah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Saat ini terdapat 5 Manajer Investasi (MI) yang menerbitkan ETF Emas, yakni PT Trimegah Asset Management, PT BRI Manajemen Investasi, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT Syailendra Capital, dan PT Indo Premier Investment Management.

Baca:Bos Baru BEI soal Kemenkeu-Danantara Punya Saham Bursa

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha