
Dzikir Pagi, Al-Lail Ayat 7: Allah Lapangkan Jalan Kemudahan Bagi Orang-Orang Ini
Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-Lail Ayat 7. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.
Surat Al-Lail Ayat 7:
فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰىۗ
Arab Latin: Fa sanuyassiruhū lil-yusrā.
Artinya:
Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan).
Tafsir Ringkas Kemenag:
maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan dan kebahagiaan; menuju surga. Kami juga akan memudahkan jalannya untuk senantiasa beramal saleh dan taat kepada Kami.
Dalam ayat ini, Allah menerangkan adanya tiga tingkah laku manusia. Pertama, suka memberi, yaitu menolong antara sesama manusia. Ia tidak hanya mengeluarkan zakat kekayaannya, yang merupakan kewajiban, tetapi juga berinfak, bersedekah, dan sebagainya yang bukan wajib.
Kedua, bertakwa, yaitu takut mengabaikan perintah-Nya atau melanggar larangan-Nya. Ketiga, membenarkan kebaikan Allah, yaitu mengakui nikmat-nikmat yang telah diberikan kepadanya lalu mensyukurinya. Nikmat terbesar Allah yang ia akui adalah surga. Oleh karena itu, ia tidak segan-segan beramal di dunia untuk memperolehnya, di antaranya membantu antara sesama manusia.
Kepada mereka yang melakukan tiga aspek perbuatan baik di atas, Allah akan memberikan kemudahan bagi mereka, yaitu kemudahan untuk memperoleh keberuntungan di dunia maupun di akhirat.
Wallohu A’lam Bishowab.
Baca:Dzikir Pagi, Ad-Dhuha Ayat 11: Nyatakan Nikmat Allah Dengan Rasa Syukur



