
Waka BGN: Guru dan Mahasiswa Dilibatkan Dalam Pendidikan Gizi Di Sekolah Penerima MBG
Tulungagung – Para guru di sekolah penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dilibatkan dalam pendidikan gizi dan pembelajaran tentang ilmu gizi. Penambahan jam pembelajaran ilmu gizi diharapkan bisa meningkatkan pemahaman para siswa tentang nilai gizi dan pemenuhannya.
Melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengatakan dengan memahami nilai gizi hidangan MBG, konsumsi makanan para siswa akan semakin optimal.
“Saya kemarin sudah bertemu dengan Dirjen PAUD dan Dikdasmen. Saya meminta agar di sekolah-sekolah nanti ada jam pelajaran gizi,” kata Nanik, dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan Satuan Pelaksanaan Pelayanan Gizi (SPPG) di Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (10/1).
Nanik berharap, dengan adanya penambahan jam pelajaran tentang ilmu gizi, pengetahuan siswa menjadi meningkat, sehingga muncul pemahamam dan kesadaran tentang dampak pemenuhan gizi yang baik. Dengan munculnya kesadaran itu, siswa menjadi suka makan sayur, lauk, buah, dan susu, sehingga jumlah makanan yang terbuang pun bisa dikurangi.
Nanik mengungkapkan hal itu ketika menjelaskan tentang Keputusan Presiden (Keppres) nomor 28 tahun 2025, tentang pembentukan Tim Koordinasi Pelaksanaan Program MBG. Tim Koordinasi yang terdiri dari 17 Kementerian dan Lembaga, itu diketuai Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan, sementara Nanik dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi.
“Jadi, berdasarkan Keppres 18 tahun 2025, BGN tidak lagi bekerja sendiri dalam mengelola program MBG, termasuk juga dalam upaya sosialisasi gizi dan pemenuhan gizi,” ujarnya.
Nanik menambahkan, jika selama ini pendidikan gizi dilaksanakan Kepala SPPG di sekolah-sekolah penerima manfaat secara berkala, nanti para guru dilibatkan dan bahkan mendapat peran utama dalam pemberian ilmu gizi di sekolah-sekolah mereka.
Selain itu, Nanik mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie untuk menjajaki kerja sama dengan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.
Rencananya BGN akan menggelar kerjasama riset tentang berbagai aspek pelaksanaan MBG, dengan para Pakar Pangan, Gizi, dan Kesehatan Masyarakat dari Perguruan Tinggi. BGN juga akan melibatkan para mahasiswa yang sedang melaksanakan program KKN menjadi penyuluhan gizi di desa-desa KKN mereka.
Baca:Awal Tahun 2026, BGN Target Layani 55,1 Juta Penerima Manfaat MBG



