
Terbukti Korup, Purbaya Ngaku Kecele Pengadaan Motor Listrik MBG
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kecele atas pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pengadaan molis merek Emmo itu kini jadi kasus korupsi BGN yang tengah disidik Kejagung. Purbaya sudah menindak ‘tikus’ di kementeriannya yang meloloskan anggaran pembelian molis.
Pengadaan motor listrik diduga digelembungkan biayanya, kini masuk dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG) yang ditangani Kejaksaan Agung.
“Itu kan satu pelajaran buat pemerintah ya, nanti akan kita monitor lebih detail. Saya tanya Sekjen tadi, boleh nggak bilang saya nggak tahu atau kecele, dia bilang jangan bilang, tetapi itu yang terjadi,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (22/6).
Purbaya mengklaim telah menolak perihal program motor listrik MBG, namun tiba-tiba ada pembelian pada Maret 2026. Ia mengaku telah menindak pihak-pihak di Kementerian Keuangan yang meloloskan anggaran itu.
“Jadi pada waktu itu diputuskan sudah ditolak, ya Pak Prima (Dirjen Perbendaharaan). Kita juga nggak tahu, tahu-tahu keluar di bulan Maret ada pembelian. Jadi ya sudah kita tindak pihak-pihak yang terlibat di Kementerian Keuangan berkaitan dengan itu,” katanya.
“Jadi mereka canggih juga sih, kita yang kurang canggih, tetapi kita betulin terus,” tambahnya.
Sementara itu, BGN memastikan tetap akan memanfaatkan 21.801 unit motor listrik senilai Rp 1,03 triliun yang pengadaannya terseret dalam kasus korupsi mantan Kepala BGN Dadan Hindayana.



