
Sudah Minta Maaf, Hotman Paris Tetap Dipolisikan PWI
Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengambil langkah hukum usai pernyataan ‘lu punya otak nggak’ yang dilontarkan Hotman Paris Hutapea. Setelah dikecam, didemo, sang pengacara kini dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas pernyataannya yang dinilai merendahkan profesi jurnalis.
Direktur Anti Kekerasan Wartawan PWI Pusat, Edison Siahaan, menilai pernyataan Hotman Paris tersebut tidak hanya menyakiti hati, tetapi merendahkan profesi jurnalis.
“Kita dari PWI Persatuan Wartawan Indonesia Pusat ingin melaporkan orang yang menyebut bahwa wartawan itu punya otak nggak gitu loh ya. Seperti kita ketahui wartawan tuh cerdas-cerdas loh,” ujar Edison di Jakarta, Senin (20/7).
Pelaporan PWI diterima dengan nomor: LP/B/5291/VI2028/SPKT/POLDAMETRO JAYA pada Senin 20 Juli 2026. Pelapor dalam hal ini adalah Anrico Pasaribu selaku Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, melaporkan Hotman Paris dengan Pasal 242 UU Nomor 1 Tahun 2023.
Hotman Paris sendiri telah menyampaikan permohonan maaf atas ucapannya tersebut. Namun, Edison menilai permintaan maaf tersebut tidak dilakukan dengan ketulusan hati.
Edison kemudian menjelaskan alasan melaporkan Hotman Paris ke polisi. Edison meminta agar Hotman Paris diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Kami ingin supaya ini diproses secara hukum agar terang benderang apa di balik pernyataannya itu. Mungkin kita sepakat semua wartawan bahwa kebebasan berpendapat, kebebasan menyampaikan pendapat, bukan ini yang dimaksud kan. Bukan lalu menghina profesi wartawan gitu,” tuturnya.
Dalam pelaporan tersebut, PWI membawa barang bukti berupa video tayangan Hotman Paris saat menghina wartawan. Menurutnya, berbagai organisasi wartawan bersepakat untuk mendukung laporan terkait dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan Hotman.
Sebelumnya, Hotman Paris bikin pernyataan yang menuai kecaman dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (17/7). Hotman emosional dengan mengucapkan ‘lu punya otak nggak’, ‘tanya kakekmu’, ‘shut up’ hingga, ‘kalau kau punya otak lu tahu jawabannya’.
Hotman kemudian minta maaf. Permintaan maaf pertama disampaikan terkait ucapan ‘lu punya otak nggak’ kepada wartawan.
Hotman menjelaskan alasan dirinya mengucapkan kata-kata itu. Dia mengaku ditanyai hal yang sama beberapa kali. Dia mengaku ucapan ‘lu punya otak’ muncul karena emosi.



