
Sindir Pihak Nyinyir Sebut Bakal Kolaps, Prabowo: Ekonomi Indonesia Malah Semakin Kuat
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak-pihak tertentu yang seringkali memprediksi ekonomi RI bakal kolaps. Menurut presiden, ekonomi indonesia justru semakin kuat.
Presiden Prabowo dalam sidang kabinet Paripurna, di Istana Negara, Senin (20/7), menyatakan perekonomian Indonesia tetap kuat di tengah tantangan global dan tidak mengalami kolaps sebagaimana sejumlah prediksi sebelumnya.
Presiden mengatakan kondisi tersebut tercermin dari berbagai capaian pemerintah di tengah situasi global yang masih diwarnai konflik dan tantangan ketahanan pangan.
“Bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps. Ternyata semakin hari semakin kuat, semakin hari semakin kuat,” ujar Prabowo.
Pernyataan Presiden tersebut disampaikan ketika perekonomian global masih menghadapi ketidakpastian akibat konflik geopolitik, tekanan harga pangan dan energi, serta perlambatan perdagangan dunia.
Pemerintah mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai sekitar 5,6 persen dan menilai ketahanan pangan menjadi salah satu penopang stabilitas ekonomi nasional.
Menurut Presiden, Indonesia berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan sejumlah negara dalam menghadapi persoalan pangan karena telah lebih dahulu memperkuat upaya swasembada pangan.
Prabowo juga mengapresiasi kinerja para menteri Kabinet Merah Putih yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan dan menjalankan program pemerintah.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh jajaran kabinet agar tidak cepat berpuas diri karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca:Saat Presiden Prabowo Bandingkan Praktik Kebocoran Ekonomi Dengan Program MBG



