
Setahun Program MBG, 4500 Lebih SPPG Sudah Kantongi SLHS
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto telah genap 1 tahun berjalan. Sejak dimulai Januari 2025, program MBG terus memperbaiki layanan bagi penerima manfaat, termasuk salah satunya melalui peningkatan standar layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga Januari 2026 ini, sudah 4500 lebih SPPG yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS. MBG di sekolah juga menyasar guru sebagai penerima manfaat.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus mencatat hingga Januari 2026 ini total sudah 4.535 SPPG yang melayani program MBG telah lulus SLHS.
Wamenkes mendorong Dinas Kesehatan bisa terus meningkatkan persentase SPPG di setiap wilayah untuk lulus SLHS. Pasalnya, saat ini baru mencapai 23 persen dari total SPPG berdiri di seluruh Indonesia, yakni 19.188 unit.
“4.535 SPPG yang sudah lulus sertifikat. Itu artinya itu termasuk pemeriksaan laboratoriumnya, semua dicek. Ada yang belum baik, ya harus memperbaiki dulu untuk menjadi baik,” kata wamenkes benjamin pada saat melihat langsung pemberian serentak program MBG di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis (8/1).
Benjamin juga mengingatkan seluruh sekolah menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 terkait dengan Perluasan Penerima MBG, termasuk bagi para guru, tenaga tata usaha, maupun tenaga kebersihan di sekolah.
“Keputusan dari Presiden kan juga menambah penerima manfaat, Jangan hanya murid, tetapi guru dan semua pegawai yang ada di sekolah ini bisa mendapat makanan,” ujar dia.
Ia menjelaskan dampak MBG bagi peningkatan gizi siswa harus benar-benar dihitung secara medis dan tidak boleh dengan cara asal-asalan.
Sementara Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam kesempatan yang sama, mengatakan pemberian MBG untuk guru sudah tertuang di Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 terkait Perluasan Penerima MBG.
“Semua guru harus dapat ya, sudah tertuang dalam Perpres, masa’ di sekolah ini belum dapat? Harus dijalankan ya, semua tenaga pendidik, termasuk mau itu tenaga kebersihan, yang menyapu, tenaga Tata Usaha (TU) juga harus dapat,” ujar Nanik.
Nanik juga meminta agar tiap SPPG lebih kreatif memberikan menu makanan, utamanya ikan yang proteinnya sangat dibutuhkan bagi siswa sekolah.
Baca:Komitmen Presiden Prabowo Agar Program MBG Zero Defect



