Rumah Politisi PDIP Ono Surono Digeledah KPK

Rumah Politisi PDIP Ono Surono Digeledah KPK

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi milik Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, yang juga merupakan politisi Partai PDI Perjuangan, Ono Surono, di dua tempat pada rabu kemarin dan hari ini di Indramayu. Penggeledahan disebut-sebut terkait aliran duit suap perkara yang melibatkan Tersangka Bupati Bekasi. Ade Kuswara.

KPK melakukan penggeledahan lanjutan di rumah Ono Surono (ONS) yang berada di Indramayu, Jawa Barat. Sehari sebelumnya, rumah milik ono di Bandung juga digeledah penyidik KPK.

“Hari ini, Kamis (2/4), penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan di rumah ONS yang berlokasi di Indramayu,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Jakarta, Kamis (2/4).

Menurut Budi, proses geledah di Indramayu itu merupakan kelanjutan dari rangkaian penggeledahan rumah Ono Surono di Kota Bandung, Jabar, Rabu (1/4).

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menangkap 10 orang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 18 Desember 2025 lalu.

Dua orang diantaranya Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Pada tanggal 19 Desember 2025, KPK mengumumkan menyita uang ratusan juta rupiah dalam kasus yang diduga terkait suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Pada 20 Desember 2025, KPK mengumumkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), ayah Bupati Bekasi sekaligus Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, HM Kunang (HMK), serta pihak swasta bernama Sarjan (SRJ) sebagai tersangka pemberi suap dalam kasus tersebut.

Nama Politisi PDI Perjuangan Ono Surono terseret, setelah disebut-sebut terkait dengan aliran duit suap dari Sarjan.

Pada 15 Januari 2026, Ono Surono diperiksa sebagai saksi.

Baca:Giliran Biro Haji Bakal Dipanggil KPK

Share Here: