
Kapal-Kapal Negara Tetangga Sudah Bisa Lewat Selat Hormuz, Indonesia Gimana?
Jakarta – Pemerintah tengah mengupayakan negosiasi dengan Iran terkait akses kapal-kapal termasuk milik Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz. Namun hingga kini masih belum ada hasil. Sementara kapal milik negara tetangga seperti Malaysia, vietnam sudah bisa lewat. Bagaimana ini?
Pengiriman jalur laut melalui Selat Hormuz hampir sepenuhnya ditutup sejak pecahnya perang Iran.
Kini ditambah blokade Amerika Serikat (AS) terhadap kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran menambah ketidakpastian situasinya.
Padahal dalam kondisi normal, sekitar seperlima ekspor minyak dan gas dunia melintasi Selat Hormuz.
Sejak dimulainya perang AS dan Israel lawan Iran pada 28 Februari 2026, kapal-kapal tertahan di jalur tersebut.
Nah dikutip dari Reuters berikut ini kapal-kapal milik negara tetangga Indonesia yang sudah melewati selat tersebut.
Vietnam
Kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) berbendera Malta, Agios Fanourios I tercatat memasuki teluk melalui Selat Hormuz pada 15 April 2026. Itu merupakan upaya keduanya setelah mencoba memasuki teluk sejak gencatan senjata AS-Iran berlangsung.
Kapal tersebut sedang menuju Irak untuk memuat minyak mentah Basra yang akan dikirim ke Vietnam.
Malaysia
Kapal tanker minyak mentah berukuran besar berbendera Liberia, Serifos masuk dan keluar jalur alternatif Selat Hormuz yang melewati Pulau Larak milik Iran pada 10 April 2026.
Kapal itu membawa minyak mentah dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab pada awal Maret 2026. Kemudian baru akan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Malaka, Malaysia pada 21 April 2026.
Sementara itu, tanker Ocean Thunder yang mengangkut 1 juta barel minyak Basrah Heavy dari Irak melintasi selat pada 5 April 2026 dan diperkirakan bongkar muat di Pengerang, Malaysia pada 18 April 2026. Kedua kapal tersebut termasuk dalam tujuh kapal terkait Malaysia yang mendapat izin Iran untuk melintas.
Thailand
Sebuah tanker milik Bangchak Corporation berhasil melintasi Selat Hormuz setelah koordinasi diplomatik antara Thailand dan Iran. Tanker tersebut tidak dikenakan biaya tambahan untuk keluar dari blokade.
Tanker jenis Suezmax Pola juga tercatat membongkar 1 juta barel minyak Khafji di Thailand dan Singapura.
Ada juga tanker pengiriman lain yang sudah bisa lewat seperti milik negara China, India dan Pakistan.
Baca:Kisah Lobi PM Malaysia Lolosin Kapalnya Di Selat Hormuz, Dipanggil Brother Anwar



