Dzikir Pagi, Saba Ayat 39: Berinfak, Allah Maha Melapangkan Dan Menyempitkan Rezeki

Dzikir Pagi, Saba Ayat 39: Berinfak, Allah Maha Melapangkan Dan Menyempitkan Rezeki

Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Saba Ayat 39. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.

Surat Saba Ayat 39:

قُلْ اِنَّ رَبِّيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُ لَهٗ ۗوَمَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهٗ ۚوَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

Arab Latin: Qul inna rabbī yabsuṭur-rizqa limay yasyā’u min ‘ibādihī wa yaqdiru lah(ū), wa mā anfaqtum min syai’in fahuwa yukhlifuh(ū), wa huwa khairur-rāziqīn(a).

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya.” Suatu apa pun yang kamu infakkan pasti Dia akan menggantinya. Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.

Tafsir Ringkas Kemenag:
Dalam ayat ini, Allah kembali mempertegas bahwa banyak dan sedikitnya rezeki seseorang tidak menentukan kedudukannya di sisi Allah, kecuali bila dibarengi dengan iman dan amal saleh. Katakanlah, wahai Nabi Muhammad, “Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.” Dan rezeki apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya di dunia dan akhirat dengan penggantian yang lebih baik, dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik.

Wallohu A’lam Bishowab.

Baca:Dzikir Pagi, Muhammad Ayat 24: Mukmin Menghayati Ajaran Allah Dalam Al-Quran Sebagai Petunjuk Kecuali Terkunci

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha