
Dzikir Pagi, Al-Mukminun Ayat 1-2: Perbaiki Kekhusyukan Shalat Agar Hidup Beruntung
Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-Mukminun Ayat 1-2. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.
Surat Al-Mukminun Ayat 1-2:
قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۙ
الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ
Arab Latin:
1. Qad aflaḥal-mu’minūn(a).
2. Allażīna hum fī ṣalātihim khāsyi‘ūn(a).
Artinya:
1. Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin.
2. (Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,
Tafsir Ringkas Kemenag:
Sungguh, pasti beruntung orang-orang mukmin yang telah mantap imannya dan terbukti dengan mengerjakan amal-amal saleh. Orang yang demikian itu ialah orang yang khusyuk dalam salatnya, yakni tumakninah, rendah hati, fokus, serta menyadari dengan sepenuuhnya bahwa dia sedang menghadap Sang Penciptanya.
Khusyuk dalam salat. Dalam ayat ini Allah menjelaskan sifat yang kedua, yaitu seorang mukmin yang beruntung, jika salat benar-benar khusyuk dalam salatnya, pikirannya selalu mengingat Allah, dan memusatkan semua pikiran dan panca inderanya untuk bermunajat kepada-Nya. Dia menyadari dan merasakan bahwa orang yang salat itu benar-benar sedang berhadapan dengan Tuhannya, oleh karena itu seluruh anggota tubuh dan jiwanya dipenuhi kekhusyukan, kekhidmatan dan keikhlasan, diselingi dengan rasa takut dan diselubungi dengan penuh harapan kepada Tuhannya.
Wallohu A’lam Bishowab.
Baca:Dzikir Pagi, Nuh Ayat 10-12: Istighfar Dan Taubat Membuka Kunci Rezeki



