Dzikir Pagi, Al-Balad Ayat 11: Jalan Kebaikan Memerlukan Perjuangan Dan Sabar

Dzikir Pagi, Al-Balad Ayat 11: Jalan Kebaikan Memerlukan Perjuangan Dan Sabar

Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-Balad Ayat 11. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.

Surat Al-Balad Ayat 11:

فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ ۖ

Arab Latin: Falaqtaḥamal-‘aqabah(ta).

Artinya:
Maka, tidakkah sebaiknya dia menempuh jalan (kebajikan) yang mendaki dan sukar?

Tafsir Ringkas Kemenag:
Kami telah menganugerahkan itu semua kepada manusia, tetapi mengapa dia tidak mau menempuh jalan yang mendaki dan sukar, padahal itu baik baginya? Melakukan kebaikan tidak jarang memerlukan perjuangan dan kesabaran. Begitulah kehidupan dunia, semuanya terasa berat.

Dalam ayat ini, Allah bertanya, “Apakah tidak sebaiknya ia merapikan jalan mendaki yang terjal?” Artinya, manusia seharusnya bekerja keras dan berjuang semaksimal mungkin mengatasi segala rintangan supaya berhasil menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan besar dan meninggalkan jasa-jasa besar.

Wallohu A’lam Bishowab.

Baca:Dzikir Pagi, Asy-Syams Ayat 9: Beruntung Mukmin Mensucikan Dirinya Dari Sifat Kejahatan

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha