Dzikir Pagi, Ad-Duha Ayat 8: Jangan Khawatir, Allah Maha Menjaga Kecukupan Mukmin

Dzikir Pagi, Ad-Duha Ayat 8: Jangan Khawatir, Allah Maha Menjaga Kecukupan Mukmin

Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Ad-Duha Ayat 8. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.

Surat Ad-Duha Ayat 8:

وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ

Arab Latin: Wa wajadaka ‘ā’ilan fa agnā.

Artinya:
dan mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberimu kecukupan?

Tafsir Ringkas Kemenag:
Dan bukankah Dia juga mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan kepadamu dengan mengelola dagangan Khadijah dan dengan harta lainnya, seperti ganimah, serta membekalimu dengan sifat qanaah dan kesabaran atas pemberian-Nya?

Dalam ayat ini, Allah menyatakan bahwa Nabi Muhammad adalah seorang yang miskin. Ayahnya tidak meninggalkan pusaka baginya kecuali seekor unta betina dan seorang hamba sahaya perempuan. Kemudian Allah memberinya harta benda berupa keuntungan yang amat besar dari memperdagangkan harta Khadijah dan ditambah pula dengan harta yang dihibahkan Khadijah kepadanya dalam perjuangan menegakkan agama Allah.

Dari keterangan-keterangan tersebut di atas, sesungguhnya Allah mengatakan kepada Nabi Muhammad bahwa Dialah yang memeliharanya dalam keadaan yatim, menghindarkannya dari kebingungan, dan menjadikannya berkecukupan. Allah tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad selama hidupnya.

Wallohu A’lam Bishowab.

Baca:Dzikir Pagi, Al-Muzzammil Ayat 19: Mukmin Jadikan Al-quran Peringatan Menggapai Keridhoan Allah

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha