
Dzikir Pagi, Al-Muzzammil Ayat 19: Mukmin Jadikan Al-quran Peringatan Menggapai Keridhoan Allah
Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-Muzzammil Ayat 19. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.
Surat Al-Muzzammil Ayat 19:
اِنَّ هٰذِهٖ تَذْكِرَةٌ ۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيْلًا
Arab Latin: Inna hāżihī tażkirah(tun), faman syā’attakhaża ilā rabbihī sabīlā(n).
Artinya:
Sesungguhnya ini adalah peringatan. Siapa yang berkehendak niscaya mengambil jalan (yang lurus) kepada Tuhannya.
Tafsir Ringkas Kemenag:
Setelah ancaman disampaikan Al-Qur’an kembali menegaskan bahwa sungguh, ayat-ayat Al-Qur’an ini adalah peringatan sekaligus petunjuk. Barangsiapa menghendaki kebaikan, niscaya dia mengambil jalan yang lurus kepada Tuhannya.
Allah menegaskan bahwa sesungguhnya hal-hal yang lalu yang mengungkapkan berbagai hal tentang siksaan yang disediakan Allah bagi orang yang mendustakan-Nya, dan bahwa manusia tidak dapat menyelamatkan diri dari azab-Nya, merupakan pengajaran atau peringatan, khususnya bagi orang yang ingin kembali kepada jalan Tuhannya.
Menempuh jalan kepada Tuhan berarti mengimani-Nya, mengerjakan perbuatan yang bersifat menaati-Nya, serta menundukkan diri kepada-Nya. Itulah upaya seseorang untuk mencapai marḍātillāh (keridaan Allah). Itulah jalan hidup yang lurus dan kokoh.
Wallohu A’lam Bishowab.
Baca:Dzikir Pagi, Sajadah Ayat 15: Mukmin Sujud Dan Bertasbih Ketika Diperdengarkan Ayat-Ayat Allah



