
China Angkat Bicara Soal Blokade Selat Hormuz Oleh AS
Jakarta – Amerika Serikat berupaya memblokade perairan selat Hormuz membuat tensi geopolitik Kawasan Timur Tengah kembali tinggi. Pemerintah China angkat bicara atas upaya itu. Beijing ingin kelancaran Selat itu menjadi kepentingan bersama komunitas internasional.
Menurut Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, pada Senin (13/4), menyatakan bahwa menjaga keamanan, stabilitas, dan kelancaran lalu lintas di Selat Hormuz menjadi kepentingan bersama komunitas internasional.
Guo menyatakan Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi perdagangan barang dan energi internasional.
Menurut Guo, pemerintahnya berpandangan bahwa akar penyebab terganggunya lalu lintas di selat tersebut adalah konflik Iran, dan solusinya adalah mencapai gencatan senjata sesegera mungkin.
Dia menyerukan kepada semua pihak agar tetap tenang dan menahan diri, sembari menambahkan bahwa China akan terus memainkan peran yang positif dan konstruktif.
Sebelumnya, Militer AS mengumumkan bahwa Angkatan Lautnya mulai memblokir kapal-kapal yang mencoba masuk atau keluar dari selat tersebut. Pemerintah Iran tidak tinggal diam dan berusaha mengusir kapal-kapal angkatan laut AS.
Selat itu kini menjadi jalur tol berbayar setelah pemerintah Iran memberlakukan bea bagi kapal-kapal yang hendak melintas di wilayah itu.
Baca:Militer AS Umumkan Blokade Seluruh Pelabuhan Iran



