
War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Resmi Dibuka, Ini Link dan Syaratnya
Jakarta – Pemerintah resmi membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia secara langsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026). Istana menyediakan 8.100 kursi yang dapat diperebutkan masyarakat melalui mekanisme war tiket.
Pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Pandang Istana di https://pandang.istanapresiden.go.id. Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengumumkan pendaftaran dibuka selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026), setiap harinya mulai pukul 10.00 WIB. Kuota pendaftaran terbatas, sehingga pendaftaran akan ditutup begitu kuota terpenuhi.
“Pendaftaran undangan akan dibuka 3 hari ke depan (5-7 Agustus 2026),” tulis Kemensetneg melalui akun Instagram resminya, @kemensetneg.ri, Rabu (5/8/2026).
Terdapat sejumlah ketentuan yang wajib dipenuhi peserta, di antaranya berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga yang masih berlaku, minimal berusia 12 tahun pada 17 Agustus 2026, serta dilarang membawa balita.
Peserta juga wajib dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, bebas dari penyakit bawaan yang membahayakan di tengah kerumunan, dan telah melengkapi vaksinasi nasional. Selain itu, satu nomor induk kependudukan (NIK) hanya berlaku untuk satu kali pendaftaran.
Sejumlah dokumen juga perlu disiapkan pendaftar, yakni scan atau foto digital KTP asli yang masih berlaku (anak usia 12-17 tahun wajib mengunggah Kartu Identitas Anak/KIA), swafoto formal terbaru dengan memegang identitas diri, menghadap kamera, berekspresi netral, dan mengenakan pakaian berkerah, serta alamat email dan nomor telepon yang masih aktif.
Prosedur pendaftaran meliputi pengisian formulir daring di portal Pandang Istana disertai unggahan dokumen yang disyaratkan, konfirmasi melalui tautan yang dikirim ke email pendaftar, dan bagi yang terpilih, penukaran undangan fisik dengan membawa KTP/KIA.
Kemensetneg menegaskan seluruh proses pendaftaran bersifat gratis dan tidak dipungut biaya apa pun, serta undangan tidak diperjualbelikan. Masyarakat diimbau waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Kemensetneg.
“Bagi Sobat Setneg yang berhasil mendapat undangan, tidak hanya berkesempatan mengikuti prosesi upacara dengan khidmat, tetapi juga dapat merayakan penuh sukacita dengan menyaksikan pagelaran kesenian dan kebudayaan Indonesia di Istana Merdeka,” tulis Kemensetneg.



