Selain Diskors, 16 Mahasiswa IPB University Disanksi Sosial, Kasus Apa?

Selain Diskors, 16 Mahasiswa IPB University Disanksi Sosial, Kasus Apa?

Jakarta – Institut Pertanian Bogor (IPB) University menjatuhkan sanksi keras pada 16 mahasiswa yang terbukti melakukan pelecehan seksual verbal dalam grup percakapan yang sempat heboh beberapa Waktu lalu. Korban dipersilakan melaporkan perbuatan cabul pada polisi.

Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet memastikan pihaknya telah mengeluarkan sanksi skors satu semester terhadap 16 mahasiswa IPB terkait kasus dugaan pelecehan seksual di grup percakapan atau grup chat mahasiswa. Setiawan menyebutkan para mahasiswa itu juga dikenai sanksi sosial.

“Ya, selanjutnya tentu dari sanksi itu dilaksanakan. Jadi mahasiswa harus nonaktif dulu selama satu semester. Kemudian tentu ada tambahan ya, melakukan kegiatan sosial, layanan,” kata Setiawan di Jakarta, Senin (20/4).

Selain itu, Setiawan mengatakan 16 mahasiswa itu akan diberi pemahaman terkait kekerasan seksual. Harapannya, menurut dia, ketika sudah selesai diskors, mereka akan menjadi lebih baik.

“Termasuk juga kita ingin juga tingkatkan pemahaman literasinya gitu ya. Karena bisa jadi persoalannya karena spektrum ya tentang kekerasan itu pengetahuannya tidak sama. Gitu ya,” ucap Setiawan.

Setiawan juga memastikan akan terus mendampingi korban pelecehan seksual yang dilakukan ke-16 mahasiswa IPB.

Pihaknya juga menyerahkan keputusan pada korban jika hendak melaporkan ke-16 mahasiswa ke polisi.

“Tentu kami serahkan kepada korban karena kewenangan kami hanya di administratif sesuai dengan ketentuan peraturan. Saya kira yang paling penting kami tadi menjaga korban, bersama korban, memulihkan korban. Itu yang paling penting,” ujar Setiawan.

Baca:Setelah FH UI, Muncul Dugaan Pelecehan Seks Verbal Grup Teknik Mesin IPB, Ini Fenomena Apa?

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *