Restitusi Pajak Diselewengkan, Purbaya Mau Copot 2 Pejabat Kemenkeu

Restitusi Pajak Diselewengkan, Purbaya Mau Copot 2 Pejabat Kemenkeu

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa geram dengan persoalan pencairan restitusi pajak di lembaga yang dipimpinnya. Purbaya bakal mencopot 2 pejabat di Kementerian Keuangan menyusul dugaan penyelewengan restitusi pajak.

Menurut Purbaya, keputusan mencopot 2 pejabat itu setelah sebelumnya melakukan investigasi lima pejabat yang terlibat dalam manajemen restitusi.

“Saya investigasi lima orang pejabat yang paling tinggi mengeluarkan restitusi. Hari ini dua akan saya copot,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (4/5).

Namun, dia tidak mengungkapkan nama pejabat yang akan diberhentikan.

Menkeu hanya menjelaskan bahwa investigasinya itu bermula dari temuannya mengenai nilai pencairan restitusi pajak tahun anggaran 2025 yang tidak sesuai dengan laporan yang ia terima.

Mulanya ia menerima laporan dari stafnya bahwa nilai restitusi pajak terbilang rendah. Namun, pada akhir tahun anggaran, ia menemukan bahwa nilai pencairan restitusi melonjak beberapa kali lipat dari informasi yang ia terima.

“Jadi, itu yang kami akan perbaiki. Jangan sampai ada salah informasi lagi,” ujar Purbaya.

Keputusannya memberhentikan pejabat terkait pun merupakan bentuk tindak tegas atas penyelewengan yang terjadi di tubuh instansi Kementerian Keuangan. Dia berharap, dengan sanksi ini, pejabat di lingkup Kementerian Keuangan menjalankan tugas sebagaimana amanat yang diterima dan menjauhi praktik kecurangan.

“Pesannya adalah ketika ada instruksi seperti itu, jalankan dengan baik. Jangan jor-joran. Jor-jorannya adalah tidak memberitahu perkembangan dengan akurat,” tuturnya.

Purbaya sebelumnya memberhentikan dua direktur jenderal yang ia sebut sebagai bagian dari kebijakan rotasi pegawai yang biasa dilakukan di Kementerian Keuangan.

Kedua dirjen yang dimaksud adalah Febrio Nathan Kacaribu yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) serta Luky Alfirman sebagai Dirjen Anggaran.

Baca:Rupiah Drop Parah Di Pembukaan Perdagangan Tembus Rp17.426 Per Dolar AS

Share Here: