
Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Tangani Karhutla Per Wilayah
Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah pusat sudah menunjuk sejumlah pejabat setingkat menteri untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dibagi per wilayah.
Mensesneg menyampaikan semua pihak telah diminta untuk membantu penanganan karhutla di sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatera.
“Pemerintah pusat sudah menunjuk beberapa pejabat setingkat menteri untuk kita berbagi wilayah. Jadi, ada yang memang kita bagi tugas untuk atensi di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan seterusnya,” kata Prasetyo, minggu (23/8).
Beberapa pejabat yang ditunjuk itu termasuk sejumlah menteri koordinator dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat.
Pembagian itu sendiri, kata dia, dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan karhutla dan bukan berarti pejabat setingkat menteri itu hanya bertanggung jawab untuk wilayah tertentu.
Dia mengatakan pemerintah terus berupaya secepatnya untuk melakukan penanganan. Saat ini, fokus penanganan dilakukan di enam provinsi prioritas rawan, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Namun, pemerintah sendiri belum berencana untuk membentuk satuan tugas (satgas) yang menangani karhutla untuk saat ini. Prasetyo menyebut hasil koordinasi lintas sektor sudah terjalin kuat.
“Saya kira belum. Karena kemarin hasil dari lapangan, penanganan yang itu juga koordinasi lintas sektor juga sudah cukup kuat. Kemudian kalaupun ada keperluan penambahan beberapa peralatan termasuk heli untuk water bombing sampai APD dan penambahan pasukan, semua sudah dikerjakan,” jelasnya.
Presiden Prabowo Subianto juga telah memimpin rapat penanganan karhutla di Kalimantan, termasuk berkoordinasi dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Kalteng.



