
Polisi Dalami Faktor Human Error hingga Sistem Soal Tabrakan Kereta di Bekasi
Jakarta – Polisi masih mengusut penyebab kecelakaan tabrakan kereta yang melibatkan taksi Green SM, kereta rel listrik (KRL), dan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Polisi mendalami unsur kelalaian atau human error hingga sistem perkeretaapian.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, semua unsur akan ditelusuri.
Polisi juga memeriksa saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP,” kata Budi, Rabu (29/4).
Berdasarkan data, terdapat 16 korban meninggal dunia dan 90 orang lain yang terluka dalam kecelakaan itu.
Budi menambahkan pihaknya akan memeriksa sopir taksi hingga masinis untuk mendalami insiden tabrakan kereta.
“Pemeriksaan terhadap sopir taksi online serta masinis kereta api juga dijadwalkan untuk dilakukan guna memperjelas kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa tersebut,” kata Budi.
Baca:Daftar Nama 16 Korban Meninggal Kecelakaan Tabrakan Kereta di Bekasi



