
Penyergapan KKB Yahukimo, Komandan Batalyon Kodap XVI Tewas Ditembak
Jakarta – Komandan Batalyon Kodap XVI Yahukimo tewas ditembak saat dilakukan penyergapan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo. Pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Yahukimo itu diburu sejak April atas aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil di wilayah Yahukimo.
Penyergapan terhadap Komandan Operasi Batalyon Muara Kali Heluk, Seng, Sulo, Baliem, Indol (HSSBI) Kodap XVI Yahukimo berinisial AP alias Y alias AS, terjadi di Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (17/6).
Kasatgas Humas Satgas Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa sebelum dilakukan penindakan terhadap target, tim gabungan terlebih dahulu melaksanakan penggeledahan di sebuah rumah yang diduga menjadi markas sekaligus tempat persinggahan anggota HSSBI Kodap XVI Yahukimo yang berlokasi di belakang Gereja Metanoia, Kota Dekai.
“Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas mengamankan satu butir amunisi kaliber 5,56 mm, sejumlah senjata tajam, busur dan anak panah, telepon genggam,” ujar Yusuf Sutejo, melalui rilisnya yang diterima redaksi, Kamis (18/6).
AP merupakan DPO yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di wilayah Kabupaten Yahukimo. Pertama, yang bersangkutan diduga terlibat dalam kasus penembakan terhadap Alexander Angket dan Naldy Magosa pada 28 April 2026. Kedua, AP juga diduga terlibat dalam kasus penembakan terhadap Suhardin di kawasan Ruko Blok A, Dekai, pada 30 April 2026 sebagaimana tercatat dalam LP/B/29/IV/2026/SPKT/POLRES YAHUKIMO/POLDA PAPUA.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menjelaskan bahwa setelah melakukan penggeledahan dan pengumpulan informasi, tim memperoleh informasi mengenai keberadaan AP di wilayah Pos Kilo 6, Distrik Dekai. Saat dilakukan pemantauan, target diketahui melintas menggunakan sepeda motor di kawasan Jalan Logpon.
Setelah diberikan peringatan, anggota KKB Yahukimo itu kabur ke arah hutan. Petugas melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur kepolisian. Dalam operasi tersebut, AP dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Dekai untuk proses lebih lanjut.
Baca:Terlibat Penyerangan Hingga Korban Tewas, Satu Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Ditangkap



