Norwegia Donasikan Uang Hasil Piala Dunia Untuk Gaza

Norwegia Donasikan Uang Hasil Piala Dunia Untuk Gaza

Jakarta – Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) memutuskan pemberian donasi seluruh keuntungan dari partisipasi tim nasional Norwegia di Piala Dunia FIFA 2026 untuk bantuan kemanusiaan di Gaza. Keputusan donasi Piala Dunia ini adalah cerminan konsistensi kebijakan luar negeri Norwegia yang menekankan hak asasi manusia dan hukum internasional.

Keputusan ini diumumkan secara resmi di Oslo, Selasa (14/7). Pengumuman tersebut disampaikan langsung Presiden NFF, Lise Klaveness, dalam jumpa pers di hadapan puluhan jurnalis internasional.

“Kami tidak bisa dan tidak akan acuh tak acuh terhadap penderitaan kemanusiaan di Gaza. Seluruh pendapatan bersih dari tiket, hak siar, dan sponsor selama kampanye Piala Dunia akan disalurkan sepenuhnya untuk upaya penyelamatan nyawa,” kata Klaveness.

Total dana yang akan didonasikan diperkirakan mencapai puluhan juta kroner Norwegia atau setara puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Dana tersebut akan disalurkan melalui organisasi kemanusiaan seperti Médecins Sans Frontières (Doctors Without Borders) untuk mendukung layanan medis darurat, makanan, dan shelter di wilayah konflik.

Sebelumnya, Tim Viking berhasil masuk ke perempat final pertandingan meski akhirnya kandas oleh Inggris. Meski begitu, Norwegia berhasil mencetak sejarah baru di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Tim asuhan pelatih Ståle Solbakken mencatatkan sejarah dengan mengalahkan Brasil di babak penyisihan grup sebelum tersingkir di perempat final oleh Inggris.

Keberhasilan ini menjadi yang pertama bagi Norwegia setelah sekian Piala Dunia berlangsung tanpa kehadirannya. Erling Haaland dan pemain lainnya, menjadi sorotan dunia. Performa mereka di luar ekspektasi, bahkan bagi warga Norwegia sendiri.

Keputusan donasi juga pernah dilakukan NFF. Pada oktober 2025, seluruh keuntungan dari laga kualifikasi melawan Israel juga disumbangkan untuk bantuan Gaza.

Saat itu, dana dari tiket dan kontribusi tambahan mencapai sekitar 4,5 juta kroner setara kurang lebih 8 miliar rupiah, yang disalurkan untuk bantuan Gaza.

Hubungan Norwegia dengan Palestina memiliki sejarah panjang. Norwegìa menjadi mediator utama lewat kontribusinya dalam proses perdamaian Timur Tengah melalui Perjanjian Oslo 1993. Kesepakatan yang difasilitasi oleh pemerintah Norwegia di bawah Perdana Menteri Gro Harlem Brundtland waktu itu, berupaya mendamaikan perseteruan antara Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang dipimpin Yasser Arafat dan Israel di bawah Perdana Menteri Yitzhak Rabin.

Oslo secara konsisten memberikan bantuan pembangunan kepada Palestina dan kerap mengkritik pendudukan Israel di wilayah-wilayah yang dipersengketakan.

Keputusan donasi Piala Dunia ini adalah cerminan konsistensi kebijakan luar negeri Norwegia yang menekankan hak asasi manusia dan hukum internasional. Klaveness menekankan bahwa donasi ini murni bersifat kemanusiaan, bukan sikap politik terhadap pihak-pihak yang bertikai.

“Sepak bola harus menjadi alat persatuan dan perdamaian, bukan sumber konflik,” tegasnya.

Baca:Kandaskan Prancis, Spanyol Kembali ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha