Menkomdigi Bantah Pembatasan Konten Karhutla

Menkomdigi Bantah Pembatasan Konten Karhutla

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membantah pihaknya membatasi konten yang membahas soal karhutla. Pihaknya menegaskan pemerintah tidak meminta platform digital membatasi penyebaran informasi mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Belakangan hari terakhir ramai dugaan shadowban terhadap konten karhutla di media sosial, baik itu pengguna medsos dari kalangan artis pesohor maupun warga biasa.

Menkomdigi Meutya mendorong platform lebih transparan dalam mengelola algoritma mereka.

“Tidak ada permintaan dari Kemkomdigi untuk membatasi informasi terkait karhutla. Informasi terkait Karhutla juga penting untuk pemerintah sebagai masukan untuk penanganan,” ujar Meutya melalui rilisnya, Rabu (21/10).

Meutya juga mengajak masyarakat mendorong platform digital agar lebih terbuka dan bertanggung jawab atas cara informasi disebarkan kepada pengguna.

“Bantu kami mendorong platform digital agar lebih transparan dan bertanggung jawab terhadap algoritma mereka. Suara kita penting, informasi adalah hak kita, dan platform harus bertanggung jawab atas cara informasi menjangkau masyarakat,” katanya.

Pernyataan tersebut muncul ketika isu shadowban ramai diperbincangkan di internet. Sejumlah pengguna media sosial mengeluhkan penurunan jangkauan konten yang membahas karhutla, sehingga memunculkan dugaan bahwa unggahan mereka tidak lagi menjangkau audiens seperti biasanya.

Shadowban sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika visibilitas atau jangkauan konten maupun akun di media sosial diduga dibatasi tanpa pemberitahuan yang jelas kepada pengguna.

Akun masih dapat mengunggah konten, tetapi distribusinya bisa berkurang, misalnya tidak banyak muncul di rekomendasi atau sulit menjangkau pengguna baru.

Baca:Raline Shah Mundur Dari Komdigi, Ini Alasannya

 

 

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha