
Marak Tulisan “Adili Jokowi”, Jokowi Tanggapi Santai
Surabaya – Aksi vandalisme betuliskan “Adili Jokowi” akhir-akhir ini semakin marak muncul di beberapa kota seperti Surabaya, Yogyakarta, Solo, Jakarta dan Medan. Di Surabaya, Jawa Timur, aksi vandalisme tersebut tersebar di sembilan kecamatan. Tuisan “Adili Jokowi” dengan berbagai warna dan model huruf melekat pada tembok-tembok bangunan dan jalan protokol, mulai kecamatan Wonocolo, Wonokromo, Tandes, Jambangan, Gayungan, Sawahan, Gubeng, Tegalsari, dan Genteng.
Di Yogyakarta aksi vandalisme bertuliskan “Adili Jokowi” ditemukan sejak 5 Februari 2025. Sedikitnya, ada 15 titik vandalisme itu tersebar, yakni di pagar Stadion Mandala Krida, Halte Trans Jogja di Jalan Sultan Agung, Jembatan Layang Lempuyangan, hingga di Simpang Empat Jetis.
Di Kota Solo, kota tempat Presiden Joko Widodo tinggal aksi vandalisme tersebut di tersebar di jalan-jalan utama, yakni : Jalan Ahmad Yani, Jalan Menteri Supeno, Jalan Prof DR Soeharso, Jalam Moh Husni Thamrin, dan Jalan Samratulangi.
Di Jakarta, tulisan vandalisme “tangkap Jokowi’ melekat di tembok-tembok Kota Jakarta di daerah Cengkareng, Jakarta Barat dan di jalan Haji Husni, Jakarta Barat.
Kota tempat menantu Jokowi tinggal, Bobby Nasution yakni Kota Medan juga tak luput dari aksi vandalisme mengecam Jokowi yakni di jalan Jamin Ginting, tepat di bawah Flyover, di jalan Jalan Ngumban Surbakti, Jalan Setia Budi, Jalan Wiliam Iskandar, Jalan Sutrisno dan sejumlah kawasan lainya di Medan.
Jokowi sendiri menanggapi santai aksi vandalisme yang mengajak memberi hukuman pada dirinya.
“Ya itu cara mengungkapkan ekspresi, cara mengungkapkan ekspresi,” kata Jokowi di Solo, Jumat (07/02/2025).
“Ya itu cara mengungkapkan ekspresi, He-he-he…,” katanya lagi.



