
Komposer ‘Lilin-Lilin Kecil’ James F. Sundah Wafat di Usia 70 Tahun
Dunia musik Indonesia berduka. Komposer dan penulis lagu legendaris James F. Sundah meninggal dunia pada Kamis, 7 Mei 2026, pukul 11.28 waktu New York, Amerika Serikat, dalam usia 70 tahun.
James diketahui mengidap kanker paru-paru dan telah berjuang melawan penyakit tersebut selama dua tahun terakhir. Sebelum mengembuskan napas terakhir, ia sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Memorial Sloan Kettering, New York City, sejak 14 Maret 2026.
Sang istri, Priscillia Sundah Suntoso, menyebut James menjalani masa-masa akhirnya dalam suasana tenang bersama keluarga di rumah.
James F. Sundah meninggalkan seorang istri, Priscillia (Lia), dan seorang putra bernama Erick. Keluarga tersebut telah lama menetap di New York City, Amerika Serikat. Sang istri berprofesi sebagai pengacara imigrasi di Amerika Serikat.
Pada 14 April lalu, keluarga sempat menggelar doa bersama lintas iman secara daring melalui Zoom, yang diikuti kerabat dan kolega dari berbagai kota, untuk mendoakan kesembuhan almarhum.
Jadwal Pemakaman
Jenazah James F. Sundah akan disemayamkan di rumah duka Schwartz Brothers-Jeffer Memorial Chapels, Queens, New York.
Kerabat dan keluarga dapat memberikan penghormatan terakhir pada Minggu, 10 Mei 2026, pukul 15.00–21.00 waktu setempat. Pengiriman karangan bunga hanya diterima hingga Minggu, 10 Mei 2026, pukul 15.00 waktu setempat.
Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung di St. John Cemetery, New York, pada Senin, 11 Mei 2026, mulai pukul 09.00 waktu setempat.
Pihak keluarga mengimbau para pelayat untuk tidak mengenakan pakaian berwarna hitam atau putih. Sebagai gantinya, pelayat diminta hadir dengan pakaian berwarna merah, ungu, biru, atau oranye.
Warisan Musik yang Abadi
Lahir di Semarang pada 1 Desember 1955, nama James F. Sundah mulai dikenal secara nasional pada 1977 ketika lagunya, “Lilin-Lilin Kecil”, memenangkan Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) yang diselenggarakan Radio Prambors. Lagu itu kemudian direkam oleh Chrisye dan menjadi salah satu karya paling monumental dalam sejarah musik pop Indonesia.
Sepanjang kariernya, James juga terlibat dalam penulisan lagu “When You Came Into My Life” untuk band rock The Scorpions dalam album Pure Instinct (1996), hasil kolaborasi bersama Titiek Puspa. Sejumlah karya lainnya, termasuk “September Ceria” dan “Astaga”, turut menempatkan namanya sebagai salah satu penulis lagu paling berpengaruh di Tanah Air.
Atas dedikasi panjangnya, James F. Sundah dianugerahi Lifetime Achievement Award pada ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2025.



