Koalisi Ojol Nasional Lapor Dasco, Ada Aplikator Nakal Soal Potongan 8 Persen

Koalisi Ojol Nasional Lapor Dasco, Ada Aplikator Nakal Soal Potongan 8 Persen

Jakarta – Koalisi Ojol Nasional melaporkan terkait masih adanya aplikator nakal yang tidak melaksanakan perintah Presiden Prabowo Subianto soal penerapan potongan komisi 8 persen.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan isi rapat dengan sejumlah menteri di DPR. Mereka membahas penerapan potongan ojol 8 persen hingga aspirasi mengenai Perpres Ojol.

“rapat koordinasi untuk menyempurnakan Perpres tentang Ojol yang alhamdulillah sedikit lagi sudah final. Kita sudah juga mendengar dari Koalisi Ojol Nasional, menerima masukan dari mereka tentang bagaimana tarif yang selama ini dari pemberlakuan kemudian 92-8 persen itu berjalan dan evaluasinya,” kata Dasco di jakarta, Kamis (23/7).

Dasco mengatakan pihaknya dan pemerintah akan kembali menggelar rapat terkait Perpres Ojol yang saat ini masih disiapkan. Rapat rencananya dilakukan pekan depan.

“Nah, tadi kami sudah sepakat bahwa tim akan bertemu sekali lagi untuk kemudian finalisasi,” ucap dia.

Kemudian, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan rapat hari ini sebagai evaluasi penerapan potongan 8 persen terhadap ojol. Dia mengatakan potongan tersebut sudah berlaku sejak 1 Juli 2026.

“Yang penting perintah dari Presiden mengenai pembagian tarif 92 persen dan 8 persen secara riil di lapangan sudah diterapkan. Jadi temen-temen Koalisi Ojol Nasional tadi juga menyampaikan bahwa per 1 Juli itu diterapkan,” ujar dia.

Baca:Maxim Patuhi Komisi Aplikasi 8% 1 Juli

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha