Ini Ciri Roller Motor Matic Waktunya Diganti

Jakarta – Roller adalah part atau bagian penting di dalam transmisi CVT (Continuously Variable Tranmission) pada motor matic. Tanpa Roller, motor akan sulit berjalan bahkan tidak bisa jalan sama sekali.
 
Kegunaan Roller:
  1. Mengatur Perubahan Rasio Transmisi Otomatis

       Roller bekerja menekan dan mengatur buka-tutup puli depan (primary pulley) secara otomatis.

   2. Menentukan Besar Kecilnya Diameter Puli

       Saat putaran mesin meningkat, gaya sentrifugal akan melontarkan Roller ke arah luar. Dorongan ini mempersempit celah         puli depan sehingga diameter kerja V-belt menjadi lebih besar.

   3. Mengatur Karakter Akselerasi dan Kecepatan Maksimal:

    • Roller lebih ringan, memberikan akselerasi awal (tarikan bawah) yang sangat responsif, cocok untuk jalanan menanjak atau sering stop-and-go di perkotaan, tetapi kecepatan puncak (top speed) sedikit berkurang.
    • Roller lebih berat, membuat tarikan awal agak lambat, tetapi menghasilkan kecepatan puncak yang lebih tinggi dan putaran mesin (RPM) lebih rendah pada kecepatan tinggi.
    • Menjaga Kinerja dan Efisiensi Mesin, Roller yang sesuai spesifikasi pabrik menjaga mesin bekerja pada putaran optimal sehingga konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Itu adalah ketika kondisi Roller dalam keadaan baik atau sehat. Lalu bagaimana ciri Roller yang rusak dan sudah harus diganti

1. Gejala saat Motor Dikendarai
  • Tarikan Loyo atau “Ngeden”: Akselerasi motor terasa sangat lambat dan kurang responsif meskipun gas sudah dibuka dalam. Motor juga kesulitan mencapai kecepatan maksimal (top speed ).
  • Laju Motor Tersendat (Ndut-ndutan ): Saat digunakan berkendara, tarikan mesin terasa tidak stabil atau jalan tersendat-sendat akibat roller tidak bergulir dengan lancar.
  • Getaran Berlebihan: Timbul getaran halus yang tidak biasa pada bagian CVT yang merembet hingga ke stang atau area kaki-kaki saat motor mulai digas awal.
  • Suara Bising dari CVT: Muncul suara berisik, gesekan kasar, atau dengung (kemeretak ) dari dalam bak CVT, terutama ketika motor sedang berakselerasi.

2. Ciri Fisik saat Dibongkar
  • Bentuk Roller Peang atau Gepeng: Ini adalah ciri paling jelas. Roller yang normal berbentuk bulat sempurna agar bisa bergulir mulus. Jika bentuknya sudah kotak, rata di satu sisi, atau peang, roller tidak akan bisa mendorong puli dengan benar.
  • Lapisan Teflon Retak atau Coak: Lapisan luar roller terbuat dari teflon khusus. Jika lapisan ini retak, coak atau pecah hingga tembaganya terlihat, roller wajib segera diganti untuk mencegah kerusakan rumah roller.

Baca dong:

Ada 3 Komponen Yang Harus Diperhatikan Agar Motor Matic Awet

Cara Perbaiki Motor Matic Bergetar Hebat

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha