
Incar Pasar Global, PT Dahana Ekspor 18 Ribu Ton Bahan Peledak ke Australia
Jakarta – PT Dahana secara perdana mengekspor sebanyak 18.000 ton Amonium Nitrat (AN) ke Australia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dermaga Terminal Khusus Pelabuhan Tursina, Bontang. Ekspor ke Australia ini memperlihatkan kemampuan industri nasional untuk standar global.
Direktur Operasi PT Dahana, Abdul Haris Atbaro mengatakan ekspor perdana ini merupakan hasil kesiapan operasional dan kualitas produksi perusahaan yang telah memenuhi standar global. Keputusan ekspor sebagai bagian dari langkah strategis untuk memperluas pasar internasional.
“Ekspor ini menunjukkan bahwa PT Dahana tidak hanya siap dari sisi kapasitas produksi, tetapi juga dari aspek kualitas, keselamatan dan kepatuhan terhadap standar internasional. Ini menjadi bukti bahwa produk dalam negeri mampu bersaing di pasar global,” kata Haris dalam keterangan tertulis, Senin (20/4).
Ekspor Amonium Nitrat melengkapi ekspor Product Package Emulsion sebanyak 250.000 kilogram (kg), yang merupakan produk bahan peledak. Produk tersebut telah lebih dahulu diterima di pasar internasional dan juga dilaksanakan kegiatan ekspornya pada April 2026.
Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan menambahkan bahwa capaian ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan perusahaan menuju pasar global.
“Hari ini merupakan momen penting dan membanggakan bagi kami karena untuk pertama kalinya PT Dahana secara resmi menembus pasar Australia dengan produk Amonium Nitrat. Ekspor ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan dari sisi bisnis, tetapi juga menjadi simbol pengakuan atas kemampuan industri nasional dalam memenuhi standar global,” ujar Hary.
Australia dipilih sebagai negara tujuan karena dianggap memiliki sektor pertambangan yang sangat maju dan membutuhkan pasokan Amonium Nitrat dalam jumlah besar sebagai bahan baku utama peledakan. Produk tersebut dinilai memiliki kualitas yang kompetitif dan mampu memenuhi standar internasional sehingga dapat bersaing di pasar global.
Amonium Nitrat yang diekspor akan digunakan untuk mendukung operasional pertambangan di Australia, baik pada tambang terbuka (open pit) maupun bawah tanah (underground mining). Keberadaan bahan itu berperan penting dalam meningkatkan efisiensi serta produktivitas kegiatan pertambangan skala besar.



