IHSG Masih Merah Usai Gubernur BI Mundur, BEI Minta Investor Tak Panik

IHSG Masih Merah Usai Gubernur BI Mundur, BEI Minta Investor Tak Panik

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta investor tidak panik dalam merespons mundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo Senin (28/7) kemarin. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi bagian dari dinamika ekonomi, sosial, hingga politik.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa (AB) BEI, Irvan Susandy, mengatakan investor pasar modal sudah banyak menghadapi berbagai dinamika, salah satunya sentimen perang Timur Tengah hingga peringatan dari sejumlah penyedia indeks bursa saham global, MSCI dan Moody’s.

“Ya jangan panik lah. Ya maksudnya kan dinamika ekonomi, dinamika sosial, dinamika politik. Kan selama ini juga investor-investor sudah mengalami ya. Ya kan tahun ini kan kalau dibilang tahun yang sangat tough banget buat Indonesia lah. Nggak cuma pasar modal tapi perekonomian kita, pemerintah kita ya. Mulai dari perang lah, MSCI, Moody’s,” ungkap Irvan di Jakarta, Selasa (28/7).

Irvan mengatakan, investor masih sangat percaya dengan pasar modal Indonesia.

Sayangnya, IHSG masih jeblok, pada penutupan selasa sebelumnya, melemah 0,37% ke level 6.162,97 saat ini pukul 14.38 WIB.

Baca:Ramai-Ramai Minta Pasar Nggak Panik Usai Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha