Ramai-Ramai Minta Pasar Nggak Panik Usai Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI

Ramai-Ramai Minta Pasar Nggak Panik Usai Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI

Jakarta – Destry Damayanti, pejabat sementara (Pjs) Gubernur BI atau Bank Indonesia, meminta pasar tidak panik dengan adanya pergantian pucuk pimpinan Bank Indonesia. BI memprioritaskan stabilitas nilai mata tukar rupiah.

Perry Warjiyo mengundurkan dari kursi Gubernur BI, kini Destry sebagai Deputi Gubernur Senior mengambil alih kursi Perry untuk sementara waktu.

Destry menyebutkan Bank Indonesia akan tetap menjalankan kebijakan-kebijakan moneter seperti yang sudah ada sebelumnya.

“Untuk market ya, tentunya untuk market kita berharap tidak perlu panik. Kenapa? Karena kami dari Bank Indonesia tetap akan menjalankan kebijakan kami seperti juga yang sudah kami lakukan sebelumnya,” ujar Destry, usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Senin (27/7).

Dia menekankan kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar tidak akan berubah dan tetap menjadi kunci kebijakan bank sentral.

“Jadi stance kebijakan kami tidak berubah bahwa stabilitas nilai tukar akan tetap menjadi kunci dari kebijakan kami saat ini,” kata Destry.

Pihaknya mengatakan Bank Indonesia akan tetap berada di pasar, baik lewat intervensi melalui pasar NDF (Non-Deliverable Forward) maupun DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward). Pihaknya akan melakukan kebijakan yang pro pada pertumbuhan ekonomi.

Lebih lanjut, Destry mengatakan keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75% pada bulan Juli, diharapkan modal masuk atau capital inflow pada pasar keuangan Indonesia terjadi.

“Kita juga tentu berharap stabilitas di pasar keuangan kita akan bisa pulih dan normal kembali seperti semula,” pungkas Destry.

Baca:Perry Warjiyo Mundur, Mungkinkah Ini Alasan Sebenarnya?

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha