
Dzikir Pagi, Al Humazah Ayat 3: Mukmin Tidak Terbuai Harta Duniawi
Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al Humazah Ayat 3. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.
Surat Al Humazah Ayat 3:
يَحْسَبُ اَنَّ مَالَهٗٓ اَخْلَدَهٗۚ
Arab Latin: Yaḥsabu anna mālahū akhladah(ū).
Artinya: Dia (manusia) mengira bahwa hartanya dapat mengekalkannya.
Tafsir Ringkas Kemenag:
Dia senang dan sibuk mengumpulkan harta karena mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkan hidup-nya di dunia. Dia terbuai oleh hartanya dan lupa bahwa harta sebanyak apa pun tidak akan dapat digunakan untuk menolak datangnya sesuatu yang tidak diinginkannya, yaitu kematian.
Kemudian Allah menyatakan kesalahan anggapan pengumpat dan pencerca bahwa harta yang dimilikinya itu menjaminnya akan tetap hidup di dunia selamanya. Oleh karena itu, tindakannya sama dengan tindakan orang yang akan hidup selama-lamanya dan bila ia mati tidak akan hidup kembali untuk menerima balasan atas kejahatannya selama hidup di dunia.
Wallohu A’lam Bishowab.
Baca:Dzikir Pagi, Al Ma’un Ayat 4: Celaka Orang Yang Shalat Karena Ini



