Bos Baru BEI soal Kemenkeu-Danantara Punya Saham Bursa

Bos Baru BEI soal Kemenkeu-Danantara Punya Saham Bursa

Jakarta – Bursa Efek Indonesia mendukung langkah 3 lembaga seperti Kementerian Keuangan, BI dan Danantara, atas kepemilikan saham perusahaan bursa. BEI masih menunggu aturan turunan dari Undang-Undang (UU) tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), yang memungkinkan sejumlah lembaga pemerintah menjadi pemegang saham perusahaan.

Setidaknya terdapat tiga lembaga yang dimungkinkan menjadi pemegang saham BEI, yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan BPI Danantara.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, mengaku terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam proses demutualisasi. Ia juga mengaku mendukung rencana demutualisasi sejalan dengan amanat UU P2SK yang disahkan beberapa waktu lalu.

“Kami juga sedang menunggu pengaturan lebih lanjut dari turunan dari Undang-undang P2SK tersebut. Tentu kami sangat mendukung demutualisasi dari Bursa Efek Indonesia,” ungkap Jeffrey di Jakarta, Senin (29/6).

Selain karena amanat UU P2SK, demutualisasi ini menjadi upaya dalam mendorong pasar modal RI menjadi lebih modern. Pasalnya, Indonesia menjadi salah satu dari banyaknya bursa efek global yang belum melakukan demutualisasi.

Selain itu, Jeffrey menilai demutualisasi menjadi bagian untuk mendorong pasar modal RI menjadi lebih lincah. Dengan begitu, ia meyakini BEI dapat mencapai target kinerja yang telah ditetapkan untuk periode 2026-2030.

Dalam periode tersebut, BEI menetapkan target masuk 10 besar bursa terbaik dunia, kapitalisasi pasar Rp 30.000 triliun, rata-rata transaksi harian Rp 31 triliun, jumlah investor mencapai 35 juta, hingga rasio kapitalisasi pasar terhadap PDB sebesar 83%.

Sebagai informasi, ketentuan Kemenkeu, BI, dan Danantara sebagai pemegang saham BEI dimuat dalam UU P2SK Pasal 8B. Meski begitu, kepemilikan negara atas saham Bursa harus tetap mengedepankan independensi perusahaan sebagaimana diatur dalam UU P2SK Pasal 8B ayat (2).

Baca:OJK Tetapkan Direksi BEI Periode 2026-2030

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha