
BPBD Kabupaten Bungo Siap Antisipasi Banjir Jelang Pemilu
reporter-channel – Prakiraan cuaca dari BMKG menyatakan ke depan adanya potensi hujan lebat yang akan sebabkan banjir di wilayah Kabupaten Bungo, Jambi, Sumatra, termasuk saat pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024. BPBD pun telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi banjir agar Pemilu dapat berjalan dengan lancar.
Hal ini diucapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bungo Zainudi saat memantau korban banjir luapan air Sungai Batang Tebo yang terjadi sejak Sabtu lalu (27/1/2024).
“Kabupaten Bungo berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, kami sudah memetakan seandainya terjadi banjir di tanggal 14 Februari, ada 6 desa yang tidak bisa menyelenggarakan pemilu, karena tempat keringpun kemungkinan tidak ada,” ucap Zainudi.
“Kami melakukan koordinasi ke KPU, Bawaslu dan stake holder lainya, jika memang terjadi banjir, kami akan mengevakuasi warga dan pemenuhan kebutuhan terlebih dahulu. Jika di desa terdampak tidak memungkinkan, TPS akan digeser ke desa lain dan disiapkan perahu untuk membawa masyarakat ke TPS yang dituju. Ada 34 TPS dan sekitar 8.000 pemilih di 6 desa tersebut,” tambahnya.
BPBD mengimbau kepada warga untuk antisipasi banjir mungkin terjadi jika curah hujan tinggi kembali melanda wilayah Kabupaten Bungo.
“Kami imbau melalui Camat dan Kades untuk masyarakat yang ada di bantaran sungai bahwasanya kita belum aman dari banjir agar selalu waspada. Karena Kabupaten Bungo dihimpit 4 sungai besar yaitu Sungai Batang Jujuhan, Batang Bungo, Batang Tebo dan Pelepat,” katanya.
Diketahui, 7 kecamatan di Kabupaten Bungo, Jambi, Sumatra, ada 88 desa, dengan jumlah 14.364 rumah dan 53.126 orang terkena banjir sejak Sabtu (27/1/2024). Namun warga tetap enggan mengungsi dan memilih bertahan di rumahnya masing-masing, padahal sudah terkena banjir besar sebnayak 3 kali, dari 20 Desember 2023 sampai sekarang dan berstatus tanggap darurat.



