Berwisata Ke Desa Campursari, Dieng

Berwisata Ke Desa Campursari, Dieng

reporter-channel – Hallo traveller, berwisata di salah satu desa asri yang masuk dalam kawasan dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, itu sangat menyejukan loh.

Yaitu Desa Campursari, terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terdiri dari 3 dusun yaitu Dusun Pulosari, Dusun Tempuran, dan Dusun Plemburan. Desa Campursari berada di ketinggian 1.700 mdpl (meter di atas permukaan laut) dan memiliki musim hujan sebanyak 7 bulan dengan suhu rata-rata 15 derajat C.

Desa Campursari memiliki ada banyak objek yang bisa dikembangkan menjadi wisata. Yaitu Bukit Kopen, Pemandian Air Panas, air terjun Sikrasak, air terjun Silampor, air terjun Sijleber, air terjun Sikuwung, air terjun Sigrinjing, dan Gunung Bisma. Mayoritas objek-objek wisata di Desa Campursari terkendala dengan aksesibilitas. Banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan, maupun penggunaan material yang masih alami sehingga menyulitkan untuk dilalui oleh kendaraan. Selain itu sarana dan prasarana pendukung di sana tidak tersedia.
Seperti pengelolaan sampah. Warga di sana masih membuang sampah di sungai, sehingga sampah yang dibuang terbawa arus sampai ke lokasi wisata permandian air panas dan juga mengurangi keindahan kawasan wisata.
Selain itu, sanitasi pendukung seperti kamar mandi ataupun toilet umum juga belum tersedia di lokasi tersebut.

Unruk diketahui, dari luas tanah Desa Campursari hampir setengahnya adalah tanah hutan. Warga memanfaatkan lahan dengan menanam sayur mayur khas dataran tinggi, yaitu kentang dan tembakau.
Sementara lahan untuk pemukiman warga sekitar 10 Ha dengan jumlah penduduk sebanyak 2.656 jiwa.

Mayoritas warga Campursari bekerja di sektor pertanian, lalu diikuti oleh sektor jasa, perdagangan, dan peternakan. Sejarah pertanian Desa Campursari bergeser dari yang semula merupakan petani tembakau, berubah menjadi sayuran. Alasannya, selain harganya yang lebih tinggi, kestabilan produksinya juga lebih baik. Proses pengolahan tembakau juga terbilang lama, sehingga memperlambat pemasukan masyarakat.

Share Here: