Beras SPHP Diganti Jadi Beras Kita

Beras SPHP Diganti Jadi Beras Kita

Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan pergantian merek beras SPHP atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan menjadi Beras Kita. Rizal ingin dengan pergantian identitas, produk pangan pemerintah itu lebih dikenal di masyarakat.

Rizal mengatakan penggunaan nama baru itu terinspirasi dari produk pemerintah lain seperti Minyakita dan Gula Manis Kita yang dinilai lebih mudah dipahami masyarakat luas.

Menurut dia, penyamaan identitas berbagai produk pangan pemerintah diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus memudahkan konsumen mengenali produk yang dipasarkan melalui berbagai saluran distribusi.

“Kami sudah lapor ke Pak Mentan (Menteri Pertanian) rencana produk baru dari Bulog yaitu Beras Kita Premium dan Medium,” kata Rizal di Jakarta, Kamis (9/7).

Bulog menargetkan memproduksi sekitar 2 juta ton produk pangan itu untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial setelah seluruh proses persetujuan pemerintah melalui Rapat Koordinasi Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Rizal menjelaskan tulisan SPHP tetap dicantumkan pada kemasan dalam ukuran lebih kecil, sedangkan Beras Kita menjadi identitas utama yang tampil pada bagian depan produk.

Bulog akan memasarkan produk itu dalam kemasan 5 kilogram, namun tidak menutup kemungkinan menghadirkan ukuran lain sesuai kebutuhan dan preferensi konsumen di pasar.

Varian Premium akan menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan kadar air 14 persen dan pecahan 15 persen, yang diproses kembali melalui penyortiran dan pemolesan sehingga memenuhi standar kualitas beras premium.

Sementara itu, hasil penyerapan Bulog tetap berasal dari beras medium sebelum melalui proses peningkatan mutu untuk menghasilkan kualitas premium sesuai standar yang ditetapkan.

Baca:Tepis Hoax Swasembada, Prabowo Sidak Gudang Bulog

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha