
Bea Cukai Batal Bubar, Wacana SGS Gak Lanjut
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto batal membubarkan Direktorat Jenderal Bea Cukai (Dirjen BC) Kementerian Keuangan. Wacana pengganti fungsinya yakni SGS tidak berlanjut.
Menurut Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, kinerja Dirjen BC telah menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Karena itu, menurut dia, Presiden Prabowo Subianto akan tetap mempertahankan Dirjen BC sehingga wacana pembubaran dan wacana penggantian fungsinya oleh Société Générale de Surveillance (SGS) tidak dilanjutkan.
“Pak Prabowo sudah melihat ada perbaikan yang signifikan di Bea Cukai. Kalau dulu dia bilang bubarkan, sekarang dia pernah bilang di salah satu rapat dengan kabinet, Bea Cukai bisa diperbaiki dan harus bisa diperbaiki. Itu adalah sinyal yang clear bahwa ada perkembangan positif di BC yang diakui oleh pimpinan kita. Jadi kemungkinannya si BC akan tetap bertahan,” kata Purbaya di Jakarta, Selasa (21/7).
Purbaya mengatakan perbaikan tersebut sudah dilakukan melalui perombakan organisasi dan penempatan sejumlah pejabat baru di posisi strategis.
“Bea Cukai progresnya sudah amat baik. Kita sudah kocok ulang pegawai-pegawai di sana, dan sekarang yang di pucuk-pucuk pimpinan sudah orang-orang yang relatif lebih baik. Dan mereka tahu kalau mereka enggak baik, mereka akan dibubarkan, itu yang penting tadi,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, hingga Juni 2026, penerimaan kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp152 triliun atau tumbuh 3,4 persen secara tahunan (yoy).
Menurut Purbaya, perbaikan kinerja juga tercermin dari berkurangnya peredaran barang selundupan, termasuk pakaian bekas impor, serta meningkatnya penindakan terhadap rokok ilegal.
Baca:Giliran Hakim Sebut Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Terima Suap Rp21 M Blueray Cargo



