
Bacaan Niat Puasa 1 Bulan, Terjemahan Dan Artinya
Depok – Tahukah kamu, puasa di bulan Ramadan adalah salah satu perintah yang datangnya dari Allah diwajibkan bagi umat Islam agar kita bertakwa dan semakin dekat kepada Allah. Salah satu syarat sah puasa yaitu mengucapkan atau baca niat puasa.
Menurut 3 mazhab selain Malikiyyah, wajib mengulangi niat di setiap kali puasa. Sedangkan menurut pendapat Malikiyyah cukup untuk menjamak (mengumpulkan) niat puasa sebulan di malam pertama bulan Ramadan. Mereka tidak mewajibkan mengulangi niat di hari berikutnya.
Berikut bacaan niat yang dapat diucapkan setiap hari sebelum menjalankan ibadah puasa:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضُ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ‘ada’i fardhu-syh-shyahri ramadhana hadzihi-s-sanati lillâhi ta’âla.
Artinya: Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala
Pendapat Malikiyyah bisa dipakai untuk mengantisipasi agar tidak lupa ucapkan niat puasa setiap hari. Niat puasa satu bulan penuh di awal Ramadan bukan berarti tidak perlu niat di hari-hari berikutnya. Dengan waktu paling bagus dilakukan setelah shalat tarawih.
Niat puasa sebulan penuh hanya sebagai langkah antisipasi bila mana di kemudian hari lupa niat, puasanya tetap sah dan bisa diteruskan. Sebaiknya pada hari pertama bulan Ramadan berniat taqlid (mengikut) pada Imam Malik yang memperbolehkan niat puasa Ramadan hanya pada permulaan saja.
Adapun niat puasa sebulan penuh yaitu sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami’i shahri Ramadhani hadzihis-sanati taqlīdan lil-Imami Malik fardhan lillāhi ta’ala.
Artinya: Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, wajib karena Allah.



