
Angkutan Barang Dibatasi Terlalu Lama, Asosiasi Truk Demo Menhub
Jakarta – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) berdemostrasi di depan Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Jakarta. Aksi demo dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pembatasan operasional angkutan barang pada masa lebaran.
Menurut Kordinator aksi yang juga Ketua Umum Aptrindo Gemilang Tarigan, pihaknya kesal karena Surat Keputusan Bersama (SKB) Angkutan Barang periode Lebaran 2025 tentang pembatasan operasional angkutan barang berlaku dari 24 Maret hingga 8 April 2025. Larangan angkutan atau truk barang beroperasi selama 16 hari ini menurutnya lebih lama dari tahun sebelumnya yang hanya berkisar 10 hari.
Tarigan mengatakan, berdasarkan data dari Polri, jumlah pemudik tahun ini turun hingga 24,3%.
“Ini adalah keputusan gegabah, semrawut, ngawur. Karena menurut data dari Wakapolri kemarin menceritakan bahwa tahun ini adanya penurunan orang mudik sebesar 24%. Berarti tidak ada urgensinya melarang kami,” kata Tarigan, Jumat (21/3).
Lebih lanjut, akibat lamanya pembatasan, Tarigan menaksir kerugian yang dialami pengusaha truk mencapai Rp 5 triliun selama 16 hari pelarangan operasional lantaran bongkar muat yang tertumpuk. Imbasnya, industri tidak memiliki bahan baku produksi.
“Ini negara yang dirugikan. Rakyat yang akan menanggung padahal ini tidak perlu terjadi,” tegasnya.
Tarigan mengatakan, pihaknya juga menerima keluhan yang sama dari Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI). Bahkan, GPEI juga sempat menghadap Menteri Perdagangan Budi Santoso, tetapi tidak mendapat respons baik.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan SKB tersebut tidak bersifat melarang, melainkan membatasi.
“Jadi kita tidak melarang truk ya, kita melakukan pembatasan kendaraan berat yang beroperasi. Tujuan daripada pembatasan tersebut agar masyarakat yang melakukan mudik, yang menggunakan kendaraan bus, kemudian kendaraan pribadi dan motor, bisa secara aman dan lancar dapat melakukan penyeberangan,” kata Dudy.
Baca dong:4 Daerah Ini Gelar Pemungutan Suara Ulang Sabtu Esok
Indonesia Kalah Telak, Begini Klasemen Grup C Usai Matchday 7
Penipuan Kripto Senilai 105M, Polisi Buru Jaringan Internasional



