2 Warganya Jadi Korban Tewas Erupsi Gunung Dukono, Singapura Apresiasi Evakuasi Tim SAR

2 Warganya Jadi Korban Tewas Erupsi Gunung Dukono, Singapura Apresiasi Evakuasi Tim SAR

Jakarta – Dua jasad warga negara (WN) Singapura, Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (27) sudah dievakuasi tim SAR gabungan pada Minggu (10/5). Keduanya ditemukan meninggal dunia berpelukan tertimbun materi vulkanik erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Pihak Singapura berterima kasih atas upaya tim SAR mengevakuasi kedua warganya tersebut.

“Kementerian Luar Negeri ingin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak berwenang Indonesia, khususnya tim pencarian dan penyelamatan yang terdiri dari lebih dari 150 personel, atas upaya mereka dalam kondisi yang sangat sulit dan berbahaya,” kata Kementerian Luar Negeri Singapura, dari situs resminya, pada Senin (11/5).

Awalnya pihak berwenang Indonesia telah memberitahu petugas Kedutaan Besar Singapura di Jakarta terkait penemuan dua jenazah dari Gunung Dukono. Dua jenazah tersebut diyakini sebagai jenazah warga Singapura yang hilang.

Kemudian, Kedutaan Besar Singapura bekerja sama dengan otoritas Indonesia di Tobelo, Maluku Utara untuk identifikasi resmi kedua jenazah tersebut. Kementerian Luar Negeri juga terus berkoordinasi dengan keluarga untuk memfasilitasi identifikasi dan akan memberikan bantuan konsuler.

Kepala Kantor Basarnas Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, jenazah kedua pendaki itu ditemukan pada hari ketiga pencarian, Minggu (10/5) sekitar pukul 13.00 WIT. Tepatnya sekitar 13 meter arah utara dari bibir kawah.

Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi bodypack dari bibir gunung untuk diturunkan. Jenazah korban kemudian dibawa menuju posko induk di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, dan tiba pukul 17.43 WIT.

Baca:Seluruh Korban Meninggal Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Share Here: