Dzikir Pagi, Nuh Ayat 28: Mukmin Senantiasa Memohon Ampun Diri Dan Orangtuanya

Dzikir Pagi, Nuh Ayat 28: Mukmin Senantiasa Memohon Ampun Diri Dan Orangtuanya

Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Nuh Ayat 28. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.

Surat Nuh Ayat 28:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَّلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۗ وَلَا تَزِدِ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا تَبَارًا

Arab Latin: Rabbigfir lī wa liwālidayya wa liman dakhala baitiya mu’minaw wa lil-mu’minīna wal-mu’mināt(i), wa lā tazidiẓ-ẓālimīna illā tabārā(n).

Artinya: Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang zalim itu selain kehancuran.”

Tafsir Ringkas Kemenag:
Setelah doa untuk mereka yang durhaka, kini Nabi Nuh, berdoa untuk yang taat kepada Allah. Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan dan janganlah Engkau tambahkan untuk mereka kecuali kebahagiaan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim yang mantap kezalimannya itu selain kehancuran.”

Wallohu A’lam Bishowab.

Baca:Dzikir Pagi, Al-Ankabut Ayat 2: Ingat, Ujian Allah Itu Untuk Orang Beriman

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha