WHO Berhasil Kirim Bantuan Medis Pertama Buat Gaza

WHO Berhasil Kirim Bantuan Medis Pertama Buat Gaza

Jakarta – Setelah berbulan-bulan di blokade zionis Israel, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berhasil mengirimkan bantuan medis untuk pertama kalinya ke Gaza, Palestina. Bantuan medis meliputi pasokan obat-obatan, plasma, dan darah itu diperuntukan bagi rumah sakit di wilayah Palestina.

WHO mengatakan telah mengirimkan bantuan medis pertamanya pada Rabu waktu setempat.

Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkap pada akun sosial medianya, pengiriman bantuan itu dengan menggunakan sembilan truk. Bantuan medis meliputi pasokan obat, plasma dan darah. Bantuan itu bakal didistribusikan ke rumah sakit wilayah Palestina dalam beberapa hari mendatang.

Tedros mengatakan sembilan truk yang membawa pasokan medis penting, 2.000 unit darah, dan 1.500 unit plasma dikirim via penyeberangan Kerem Shalom dengan Israel, “tanpa insiden penjarahan, meskipun kondisi berisiko tinggi di sepanjang rute”.

WHO mengibaratkan sembilan truk yang membawa bantuan medis itu adalah ‘setetes air di lautan’.

“Darah dan plasma dikirim ke fasilitas penyimpanan Kompleks Medis Nasser untuk didistribusikan ke rumah sakit yang menghadapi kekurangan kritis, di tengah meningkatnya jumlah korban luka, banyak yang terkait dengan insiden di lokasi distribusi makanan,” jelas Tedros dilansir AFP, Kamis (26/6).

WHO juga mengatakan hanya 17 dari 36 rumah sakit di Gaza yang berfungsi minimal hingga sebagian. Sementara sisanya tidak dapat berfungsi sama sekali.

Tedros mengatakan empat truk WHO masih berada di Kerem Shalom dan lebih banyak lagi sedang dalam perjalanan menuju Gaza. Dia mengatakan bantuan itu penting untuk menyelamatkan nyawa.

“WHO menyerukan pengiriman bantuan kesehatan dengan segera, tanpa hambatan, dan berkelanjutan ke Gaza melalui semua rute yang memungkinkan,” tambah Tedros.

Zionis Israel memberlakukan blokade total di Jalur Gaza pada tanggal 2 Maret. Zionis Israel mulai mengizinkan pasokan makanan masuk pada akhir Mei setelah blokade total selama lebih dari dua bulan.
Namun distribusi itu telah dirusak oleh laporan hampir setiap hari pasukan Zionis Israel menembaki orang-orang yang menunggu jatah makanan.

Seperti diketahui, Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), sistem distribusi makanan baru yang didukung AS dan zionis Israel, mulai membagikan makanan di Gaza pada 26 Mei.

Tetapi PBB dan kelompok-kelompok bantuan utama telah menolak untuk bekerja sama dengan GHF, karena hal itu dirancang untuk memenuhi tujuan militer zionis Israel.

Baca dong: Israel Tembak Mati 25 Warga di Titik Distribusi Bantuan Gaza

Share Here: