
Wamenkes Minta Warga Waspada Virus Nipah, Mengapa?
Jakarta – Buat warga yang bepergian keluar negeri baiknya kontrol kesehatan sepulang ke tanah air. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus mewanti bahaya virus Nipah. Benarkah virus ini mematikan?
Menurut wamenkes, meski gejalanya menyerupai infeksi virus biasa, penyakit ini memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi dan berpotensi mengancam jiwa.
“Sama semua virus ya, demam, panas, cuma ini bahayanya dia infeksinya berat ke paru, menyebabkan pneumonia dan angka mortality-nya tinggi, angka kematiannya tinggi. Jadi sangat membahayakan,” kata Benjamin di Jakarta, Senin (2/2).
Benjamin mengatakan virus itu belum ditemukan di Indonesia, namun meminta warga perketat pengawasan kesehatan sedini mungkin.
“Ya harus waspada. Oleh karena itu, memang controlling ketat itu paling penting. Jadi controlling ketat, maka karantina kesehatan kita harus kita perkuat,” ujar wamenkes.
Virus Nipah ditemukan dua kasus di India sejak September tahun lalu. Pemerintah India langsung mengambil langkah pengendalian dengan penerapan lockdown ketat agar virus tidak menyebar lebih luas.
Baca:KKB Berulah, 3 Warga Diberondong Tembakan Di Jalur Maroku Yahukimo



