Trump Ingin Dikenang Sebagai Pembawa Perdamaian

Trump Ingin Dikenang Sebagai Pembawa Perdamaian

Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berharap agar dirinya bisa dikenang sebagai pembawa perdamaian dan pemersatu. Hal itu diucapkan Trump saat menyampaikan pidato pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC, Selasa dini hari waktu Indonesia bagian barat.

Dalam pidatonya, Trump mengatakan bahwa keberhasilan Amerika Serikat dalam membawa perdamaian tidak hanya diukur dari perang yang berhasil dimenangkan Amerika Serikat, tetapi juga perang yang diakhiri oleh Amerika Serikat.

“Mungkin yang terpenting, perang yang tidak pernah kita ikuti. Warisan yang paling membanggakan adalah warisan seorang pembawa perdamaian dan pemersatu. Itulah yang saya inginkan,” kata Trump.

Salah satu warisannya, menurut Trump, adalah berhasil melepaskan para sandera di Gaza, Timur Tengah sehari sebelum dia menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

“Warisan perdamaian seperti itu dapat membuat Amerika Serikat kembali dihormati oleh negara lain dan membangkitkan rasa kagum dari seluruh dunia kepada Amerika Serikat,” ujarnya.

Perjanjian gencatan senjata di Gaza mulai berlaku pada Ahad, 19 Januari 2025. Sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam, menyerahkan tiga tawanan Israel, sementara 90 warga Palestina yang ditahan Israel dibebaskan di hari pertama gencatan senjata sebagai bagian dari perjanjian itu.

Perjanjian kesepakatan gencatan senjata antara Palestina dan Israel di Gaza itu dimediasi oleh Qatar, Mesir dan Amerika Serikat.

Sementara itu, Donald Trump dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47 dan JD Vance dilantik sebagai Wakil Presiden AS ke-45 di Capitol Rotunda, Washington DC, pada Senin 20 Januari 2025. Mereka menggantikan duer Presiden dan Wkil Presiden Joe Biden dan Kamala Harris.

Baca dong: https://reporter-channel.com/trump-ancam-brics-agar-tetap-bertransaksi-dengan-dolar/

Share Here: