Amerika Serikat Hanya Akui Kelamin Pria Dan Wanita

Amerika Serikat Hanya Akui Kelamin Pria Dan Wanita

Washington – Presiden ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan dalam pidato pelantikannya bahwa Amerika Serikat hanya akan mengakui 2 jenis kelamin yakni pria dan wanita.

“Pada hari ini, ini akan menjadi kebijakan resmi Amerika Serikat, bahwa hanya ada 2 jenis kelamin; pria dan wanita,” kata Trump di Capitol Rotunda,Washington DC, yang dipantau lewat jalur daring pada Selasa dini hari (21/1/2025).

Trump berencana menghentikan kebijakan pemerintah yang mencoba merekayasa ras dan jenis kelamin secara sosial dalam sejumlah aspek, baik kehidupan umum maupun pribadi.

“Kami akan membentuk masyarakat yang tidak memandang warna kulit dan sesuai prestasi,” ujarnya.

Selain itu, Trump berjanji akan mencabut sensor yang dilakukan pemerintah melalui peraturan khusus.

“Saya akan menandatangani peraturan yang segera menghentikan seluruh sensor oleh pemerintah dan mengembalikan kebebasan berpendapat kepada Amerika,” kata Trump.

Dia mengatakan tidak akan ada lagi kekuasaan negara yang dapat menjadi senjata untuk mempersekusi lawan politik.

“Kita tidak akan membiarkan itu, tidak akan terjadi lagi. Di bawah pimpinan saya, kita akan menegakkan kembali rasa adil, kesetaraan, dan hukum yang tak berat sebelah berdasarkan hukum konstitusi,” ujar Trump.

Donald Trump telah dilantik sebagai Presiden setelah memenangkan Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 5 November 2024. Pada Senin, 6 Januari lalu, Kongres Amerika Serikat telah mengesahkan kemenangannya. Dalam pemerintahan keduanya ini, Trump didampingi JD Vance sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat.

Baca dong: trump-tuntut-uskup-washington-meminta-maaf/

Share Here: