
Trump Akan Ambil Alih Terusan Panama Lagi
Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika. Trump juga akan mengembalikan nama Gunung McKinley, dan bahkan akan mengambil alih Terusan Panama lagi.
Semua itu diucapkan Presiden Amerika Serikat ke-47 itu, dalam pidato pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC, Senin malam, 20 Januari 2025, atau Selasa 21 Januari 2025 dini hari waktu Indonesia Bagian Barat.
Selain akan mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika, Trump juga mengatakan akan mengembalikan nama presiden hebat, William McKinley, ke Gunung McKinley, di tempat yang seharusnya berada.
Pada tahun 2016, nama puncak gunung tertinggi di Amerika Utara itu telah diubah dari “Gunung McKinley” menjadi “Denali”.
Selain itu, Trump juga mengatakan bahwa dia akan mengambil kembali Terusan Panama dari negara Panama. Sebab, Amerika Serikat menghabiskan lebih banyak uang dan kehilangan 38 ribu jiwa dalam pembangunan Terusan Panama.
“Kita diperlakukan dengan sangat buruk dari pemberian bodoh yang seharusnya tidak pernah dilakukan itu. Dan janji Panama kepada kita telah diingkari,” kata Trump.
Menurut Trump, selama ini kapal-kapal Amerika Serikat dikenakan biaya yang sangat mahal saat melintasi terusan itu. Ia juga mengklaim bahwa mereka tidak diperlakukan dengan adil dalam bentuk apa pun, termasuk kepada Angkatan Laut Amerika Serikat.
“Kami (dulu) telah memberikannya kepada Panama, dan (sekarang) kami akan mengambilnya (Terusan Panama) kembali,” kata Trump.
Terusan Panama diberikan kepada Panama pada 31 Desember 1999. Pengalihan hak kepemilikan itu adalah hasil Perjanjian Torrijos-Carter yang dinegosiasikan oleh presiden Jimmy Carter dan pemimpin militer Panama, Torrijos.
Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS ke-47 dan JD Vance dilantik sebagai Wakil Presiden AS ke-45 di Capitol Rotunda, Washington DC, pada Senin (20/1/2025) menggantikan Joe Biden dan Kamala Harris.
Baca dong: trump-hapus-aplikasi-paspor-dengan-pilihan-kelamin-nonbiner/



