
Tepok Dada Presiden Prabowo Hentikan Anggaran Negara Bocor
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto membeberkan kebocoran negara masih terjadi dan berkomitmen segera menghentikannya. Prabowo menyebut angka triliunan itu terus diselamatkan oleh pemerintahan dan diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur hingga renovasi sekolah.
Dalam pidatonya di acara Harlah ke-28 PKB, Kamis (23/7), Presiden Prabowo menyebut potensi kebocoran negara cukup besar hingga Rp 1.000 triliun.
“Anggaran negara adalah 270 miliar dolar, Rp 3.700 triliun kurang lebih. Jadi kalau 30 persen bocor, artinya lebih Rp 1.000 triliun bocor. Ini sedang saya hentikan,” kata Presiden Prabowo.
Prabowo menegaskan akan menghentikan kebocoran duit negara yang diakali banyak pihak. Dia menyebut modus praktik melawan hukum ini juga tak sedikit terjadi di daerah.
“Saya mau tutup ini akal-akalan dari banyak pihak. Ya kita harus introspeksi. Kita sudah tahu, ibu-ibu, bapak-bapak, walaupun di daerah semua sudah tahu apa yang terjadi. Benar kan,” kata dia.
Prabowo menegaskan segala bentuk penggelembungan dalam anggaran duit negara akan ditindak. Dia menyebut pemerintahannya telah melakukan efisiensi anggaran dengan menghemat hingga Rp 300 triliun.
“Ini yang kita hemat dari beberapa bulan pertama pemerintah yang kita pimpin. Kita bisa hemat Rp 300 triliun,” kata dia.
Prabowo menyampaikan uang negara hasil efisiensi itu dapat dialihkan ke program yang langsung dirasakan rakyat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan jembatan di daerah-daerah.
Selain itu, duit negara hasil efisiensi anggaran juga digunakan untuk merenovasi sekolah-sekolah yang telah lama tak dapat atensi dari pemerintah.
Baca:Sindir Pihak Nyinyir Sebut Bakal Kolaps, Prabowo: Ekonomi Indonesia Malah Semakin Kuat



