
Senator Lindsey Graham, Sekutu Dekat Trump, Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham, salah satu sekutu terdekat Presiden Donald Trump di Kongres, meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026) malam waktu setempat. Kantor sang senator menyebut Graham wafat akibat penyakit mendadak yang berlangsung singkat.
Pihak kantor Graham tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyebab kematiannya. Mereka hanya menyampaikan bahwa keluarga menghargai doa yang mengalir saat ini dan meminta privasi selama masa sulit tersebut.
Menurut laporan CBS News, sempat beredar rekaman komunikasi petugas darurat yang menyebut adanya panggilan terkait dugaan serangan jantung di kediaman sang senator.
Senator asal Partai Republik dari South Carolina ini baru saja kembali dari Kyiv, tempat ia bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Jumat (10/7/2026), sehari sebelum ia meninggal dunia. Graham dijadwalkan tampil dalam program “Meet the Press” NBC News pada Minggu pagi.
Graham pertama kali terpilih sebagai anggota Senat AS pada 2002 setelah sebelumnya menjabat di DPR. Ia sempat maju sebagai kandidat presiden pada 2016 dan kerap berseberangan dengan Trump, bahkan pernah mengkritik Trump sebagai sosok yang tidak layak menjabat.
Namun seiring waktu, Graham justru berubah menjadi salah satu sekutu utama Trump, kerap berkomunikasi dengannya dan menjadi sosok yang akrab menemani presiden di lapangan golf.
Graham dikenal sebagai penasihat kebijakan luar negeri Trump, khususnya terkait isu Iran dan Rusia. Ia baru saja mengumumkan kesepakatan dengan pemerintahan Trump terkait paket sanksi terhadap Rusia pada Jumat, sehari sebelum kematiannya.
Ia juga dikenal mendukung keputusan Trump menyerang fasilitas nuklir tahun lalu, serta menjadi salah satu pendukung konflik terbaru yang bergulir beberapa bulan terakhir. Trump pun menyampaikan belasungkawa melalui media sosial pada Minggu dini hari.
“Senator Lindsey Graham, salah satu orang dan Senator terhebat yang pernah saya kenal, telah meninggal dunia!” tulis Trump.
“Ia selalu bekerja keras, dan merupakan seorang Patriot Amerika sejati. Lindsey akan sangat dirindukan!!!”



